MUI Desak KPK Usut Tuntas Kasus Korupsi Al-Quran

by
June 25th, 2012 at 2:56 pm

Kabar yang mengejutkan datang dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan adanya dugaan korupsi tentang pengadaan Al-Quran di Kementerian Agama. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun ikut angkat bicara.

Ketua MUI, Amidhan mendesak agar pihak KPK bisa mengusut tuntas kasus dugaan korupsi kitab suci umat Islam tersebut. “Karena ini menyangkut kitab suci, harus diselidiki dan diurus sampai tuntas. Supaya tidak terulang lagi,” kata Amidhan seperti dikutip dari Tempo, Senin (25/6/2012).

Amidhan mengaku kaget dengan kabar adanya dugaan korupsi kitab suci Al-Quran dari KPK. Ia juga mengaku baru mendengar kabar tersebut melalui pemberitaan dari sejumlah media dan pernyataan dari pimpinan KPK.

“Masak Al-Quran saja dikorupsi. Ini sangat menyakitkan dan menggemparkan. Ini kitab suci, kok dikorupsi,” kata Amidhan seperti dikutip dari Tempo.

Amidhan menegaskan bahwa Al-Quran tetap menjadi kitab suci walau ada dugaan korupsi dalam pengadaannya. Menurutnya yang tidak suci adalah uang dikorupsi tersebut. Ia menjelaskan bahwa korupsi kitab suci ini sudah menjadi bukti bahwa bobroknya mental para pejabat yang menjadi koruptor tersebut.

Sementara itu Wakil Meneteri Agama, Nazaruddin Umar mengaklaim bahwa penanggung jawab proyek pengadaan Al-Quran tidak pernah melalui penunjukan langsung. Penanggung jawab proyek pasti akan dipilih setelah dia berhasil memenangkan tender. Ini menghindari adanya dana yang dikorupsi saat melakukan kesepakatan dengan pihak tender.

Nazaruddin juga mengaku akan bersikap kooperatif dengan pihak KPK. Ia tidak akan menghalangi KPK untuk melakukan penyidikan di Kementerian Agama. Nazaruddin menyatakan akan siap jika dirinya diminta untuk memberikan keterangan terkait kasus proyek pengadaan Al-Quran tersebut.

Johan Budi S.P selaku juru bicara KPK mengungkapkan pihaknya akan mulai memanggil sejumlah saksi terkait dengan proyek Al-Quran tersebut. Pekan ini KPK akan mulai meminta keterangan dari para pejabat Kemenetarian Agama.

Namun sayang, Johan enggan mengungkapkan siapa saja nama dari pejabat Kementerian Agama yang akan diperiksa. Pasalnya pihak KPK masih melakukan persiapan mengenai siapa saja yang diduga terlibat dalam kasus korupsi Al-Quran tersebut.

Benarkah proyek pengadaan Al-Quran di korupsi oleh pejabat Kementarian Agama?

Comment di sini