5 Produk Kontroversial yang Mengandung Unsur SARA

by
June 26th, 2012 at 9:52 am

Setelah produk terbaru Adidas dituding mengisyaratkan rasisme, sepatu yang memiliki borgol rantai di belakangnya itu tidak jadi diluncurkan. Banyak pihak beranggapan bahwa sepatu itu merujuk pada masa perbudakan zaman dahulu. Alhasil, baru saja foto produk tersebut diunggah di Facebook mereka, kritikan pedas dari khalayak ramai langsung menghujaninya.

Tetapi ternyata tidak hanya Adidas saja yang produknya dinilai menghina suatu kalangan tertentu. Inilah beberapa produk yang juga pernah dinilai menghina dan bersifat kontroversial.

1. Sepatu basket Nike

Dennis Cook/AP Photo

Pada 1997, model sepatu basket yang dikeluarkan Nike menimbulkan kontroversi karena dianggap menghina warga Arab. Penyebabnya, pada bagian belakang sepatu itu, si perancang membuat tulisan yang berbunyi “Allah” dalam huruf Arab. Hal ini sontak membuat kelompok advokasi Muslim melancarkan kritik pada peluncuran produk tersebut.

2. Five Wives Vodka

ABC News

Vodka minuman beralkohol yang banyak dijajakan di bar-bar sempat dilarang di Utah, Amerika Serikat karena dianggap menghina para pengikut Gereja Mormon. Label pada botol vodka tersebut menggambarkan lima wanita yang sedang mengangkat roknya sedikit. Pada 2011, Idaho State Liquor Division melarang penjualan minuman yang dikeluarkan oleh Ogden’s Own Distillery itu.

3. Es krim Ben & Jerry

Es krim ini sempat dituduh menimbulkan stereotip karena menggunakan biskuit keberuntungan yang di dalamnya diisi sebuah pesan yang diterjemahkan dari pepatah-pepatah China. Setelah mendapat kritikan, akhirnya Ben & Jerry mengganti potongan biskuit keberuntungan dengan potongan wafel.

4. Menthol X

cigarettespedia

Rokok ini dilarang beredar di pasaran pada tahun 1995 karena kemasan rokok yang dirancang dengan menggunakan warna hitam yang dominan. Hal ini dianggap menghina Amerika Serikat keturunan Afrika. Selain itu, rokok ini mengisyaratkan nama Malcom X, seorang tokoh Muslim yang keturunan kaum Afrika-Amerika sehingga dinilai mengandung unsur rasisme.

5. Aplikasi Gay Cure pada Apple

Guardian

Pada 2011, setelah lima minggu aplikasi Gay Cure diluncurkan, akhirnya Apple menarik aplikasi kontroversial dari Apple Store. Aplikasi ini dinilai menghina orang yang menyatakan dirinya adalah pecinta sesama jenis, kelompok orang semacam itu banyak ditemui di Amerika Serikat.

Itulah beberapa produk yang bernasib sama dengan sepatu terbaru Adidas yang gagal masuk pasaran karena dianggap mengandung unsur SARA dan menghina golongan tertentu.

Yahoo

Comment di sini