6 Hal yang Membuat Orang Merokok

by
June 26th, 2012 at 2:34 pm

Sering menjumpai orang merokok sembarangan di pinggir jalan, di angkutan umum, dan tempat-tempat umum lainnya termasuk restoran? Tentu saja! Jumlah mereka bukannya berkurang, malah semakin bertambah banyak meskipun kampanye antirokok sudah digemakan di mana-mana.

Apakah yang menyebabkan orang senang menghisap lintingan bernikotin ini? Tentu saja bukan karena mereka tidak tahu kalau rokok itu berbahaya. Iklan dan fakta seputar rokok harusnya sudah cukup menyadarkan para perokok akan bahayanya benda tersebut.

Penyebab lainnya juga bukan karena mereka kelebihan uang sehingga dipakai untuk membeli rokok. Justru sebagian besar perokok adalah orang yang berpenghasilan di bawah rata-rata, yang menghabiskan sebagian besar penghasilannya hanya untuk membeli rokok. Sungguh ironis, bukan?

Oleh karena itu, CiriCara mengajak para pembaca untuk mengetahui penyebab sebenarnya orang memiliki kecenderungan untuk menghisap rokok setiap harinya.

1. Lingkungan sosial

Di negara berkembang seperti Indonesia ini, pasti masih banyak ditemui perokok-perokok di tempat-tempat umum. Hal ini yang membuat orang susah berhenti untuk merokok karena orang yang berkeinginan untuk berhenti merokok akan mudah tergoda ketika ia masih melihat kebiasaan merokok di sekitarnya. Seringkali, para perokok itu setia kawan. Dalam arti, apabila mereka melihat temannya tidak merokok maka tidak segan-segan ia menawarkan rokok secara cuma-cuma. Godaan ini langsung mematahkan tekadnya untuk berhenti merokok.

2. Stres

Pikiran yang stres dapat memicu keinginan untuk merokok semakin bertambah. Bagi seorang yang sudah kecanduan rokok, rokok bagaikan obat penawar segala masalah, stres salah satunya. Hal ini dikarenakan, mereka merasa tidak ada jalan keluar dan tidak ada yang bisa membuatnya bahagia sehingga mereka memilih untuk merokok sebagai pelarian dari masalah.

3. Emosi tak terkontrol

Orang stres biasanya ditandai pula dengan ketidakmampuannya mengendalikan emosi dalam dirinya. Mereka cenderung membiarkan emosi negatif itu berkembang dan setiap kali mulai emosi, mereka memilih untuk merokok karena rasa yang didapat dari menghisap rokok dirasa dapat menenangkan pikiran dan emosi yang tidak dapat dikontrolnya.

4. Kebiasaan minum kopi

Kopi dan rokok selalu menjadi pasangan ideal dari masa ke masa. Banyak perokok yang juga gemar menyerutup kopi, entah di pagi hari atau siang hari, sore bahkan malam hari. Kecenderungan para perokok adalah merokok sambil minum kopi dan bersantai. Bagi mereka, kopi merupakan zat penawar untuk nikotin yang terhisap masuk dalam tubuh. Justru sebaliknya, kopi dan rokok yang dikonsumsi terus menerus, malah akan menyebabkan sakit jantung dan komplikasi lainnya.

5. Jam istirahat

Saat sedang istirahat atau tidak mengerjakan apa-apa biasanya juga menjadi godaan terbesar bagi para pencandu rokok. Rasa iseng yang menghampiri mereka membuat rokok menjadi salah satu pilihan untuk menemaninya dalam kebosanan.

6. Berkendara

Berkendara seorang diri menuju tempat kerja atau tempat kegiatan lainnya membuat mulut perokok menjadi pahit, sehingga mereka membutuhkan penawar, yaitu rokok. Tak heran kalau kita sering melihat orang yang mengendarai mobil sambil merokok, seperti supir-supir angkot. Bahkan, ada juga orang yang mengendarai sepeda motor sambil merokok.

Itulah keenam keadaan yang membuat orang memilih untuk merokok di tempat-tempat umum.

Comment di sini