Dahlan Iskan Sumbang Gedung KPK Dengan Gajinya

by
June 26th, 2012 at 10:51 am

Setelah ‘saweran’ dari pedagang kaki lima (PKL) kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat sumbangan dari kalangan pejabat. Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan ikut menyumbang dana pembangunan gedung baru KPK.

Dahlan Iskan mengungkapkan sikapnya ini untuk kebaikan bersama. Ia menjelaskan bahwa ia akan menyumbangkan gajinya selama 6 bulan untuk biaya pembangunan gedung baru KPK. “Saya secara pribadi menyerahkan gaji saya jadi menteri selama enam bulan untuk pembangunan gedung KPK,” katanya seperti dikutip dari Tempo.

Namun sayang, Dahlan mengaku tidak mengetahui berapa jumlah nilai gaji selama 6 bulan yang disumbangkan tersebut. “Saya tak pernah mengambil, jadi tak tahu berapa nilainya,” ujar Dahlan ketika ditanya soal nilai sumbangan darinya.

Dahlan Iskan mengaku selama menjadi menteri, gajinya selalu dikumpulkan di sekretaris menteri. Dan saat ini ia sudah meminta agar gajinya selama 6 bulan diserahkan ke panitia pembangunan gedung baru KPK.

Ia juga menjelaskan kalau badan usaha milik negara tidak diperbolehkan untuk menyumbang. Itulah sebabnya dia menyumbang dengan nama pribadinya sendiri. Karena pejabat secara pribadi dibolehkan untuk menyumbang sesuai kemampuan.

Dahlan Iskan juga mengatakan bahwa gaji di bulan berikutnya juga akan ia sumbangkan lagi. Namun bukan untuk menyumbang pembangunan gedung baru KPK. “Tapi untuk orang lain,” ujarnya.

Sebelumnya, wacana pembangunan gedung baru KPK mulai ramai dibicarakan karena terjadi perseteruan. Pasalnya pihak DPR belum juga menyetujui dana anggaran untuk pembangunan gedung baru lembaga anti korupsi tersebut.

Pihak Kemeterian Keuangan tidak bisa menyalurkan anggaran Rp 166 miliar ke KPK. Pasalnya dana tersebut belum juga disetujui oleh pihak DPR.

Gedung KPK saat ini sudah memasuki usia 31 tahun alias sudah uzur. Belum lagi rencana penambahan pegawai KPK dari 750 menjadi sekitar 1.000 orang. Jelas gedung KPK yang ada sekarang ini tidak akan bisa menampung semua pegawai tersebut.

Karena masih belum disetujui oleh DPR, kini pihak KPK mulai melakukan aksi galang dana. Wakil Ketua KPK Bambang Widjajono mengaku menerima sejumlah pesan pendek yang menyarankan untuk melakukan penggalangan dana untuk gedung baru KPK.

Comment di sini