Mata Kedutan Tanda Apa Ya?

by
June 26th, 2012 at 10:16 am

Hampir semua orang pasti pernah merasakan mata berkedut-kedut. Ketika mata berkedut, orang cenderung akan bertanya-tanya. Kenapa? Ada apa? Kok bisa? Lalu mereka mengaitkan kedutan itu dengan suatu pertanda. Ada yang mengatakan bila mata kanan kedutan ini berarti akan mendapat uang namun sebaliknya bila yang kedutan sebelah kiri, tandanya akan menangis. Percayakah kamu dengan pertanda itu?

Kedutan memang suatu pertanda. Namun bukan pertanda akan mendapat uang atau menangis. Cerita seperti itu hanyalah mitos. Penyebab terjadinya kedutan pada mata adalah kelelahan. Simak keterangannya berikut ini:

Dr. Andreas Prasadja, RPSGT, Sleep Physician di Sleep Disorder Clinics RS Mitra Kemayoran, Jakarta memberikan penjelasan tentang kedutan. Ia menyebutkan bahwa kedutan di mata merupakan sebuah tanda tubuh kurang istirahat. Kedutan bisa jadi adalah tanda Hemificial Spasm (HFS) akibat tubuh yang kelelahan.

Penyebab lain bisa lebih parah seperti adanya iritasi pada saraf kranial ke-7 di wajah.Kedutan bisa lebih parah ketika menjalar ke area sekitar mata serta otot di sekitar bibir.

Untuk mengatasi hal ini sebaiknya tidurlah yang teratur. Jangan lupa mengistirahatkan mata setelah menatap komputer untuk waktu yang lama. Pandangan ke depan jauh kemudian pejamkan. Agar lebih rileks, kompres dengan air dingin sehingga peradangan bisa diredam. Saat masih terasa kurang beres, kamu bisa konsultasi ke ahli saraf.

Menurut seorang spesialis mata, dr Donny Itiantoro, SpM, dari Jakarta Eye Center, mata kedutan bisa berarti adanya gangguan saraf motorik ke-7 atau karena terlalu lelah. Gangguan ini seperti ada aliran listrik yang mengalami gangguan jadi tidak perlu khawatir karena bisa sembuh dengan sendirinya.

Untuk mengatasi gangguan ringan ini, kamu bisa mengonsumsi multivitamin E atau penambah darah. Apabila kedutan sudah sampai mengganggu kegiatan bahkan menurunkan kualitas hidup, segeralah berkonsultasi ke dokter, biasanya akan ditangani dengan menggunakan suntik botox.

Riani Susanto, ND, CT, seorang ahli naturopati di Jakarta menyebut kedutan sebagai Dystonia atau Blepharospasm. Dystonia merupakan gerak saraf yang membuat otot berkontraksi dan menyebabkan kedutan. Kondisi ini biasanya muncul karena memang telah ada dalam riwayat keluarga, infeksi, dan trauma fisik. Blepahrospasm adalah gerakan otot yang tidak terkontrol sehingga terjadi kedutan karena stres atau kelelahan.

Untuk mengatasi hal seperti ini sebaiknya menghindari stres agar tidak ada beban pikiran. Menggunakan kacamata hitam untuk menghindari cahaya juga dapat membantu membuat rileks daerah mata yang berkedut. Jika telah mengalami kedutan permanen maka suntik botox akan dilakukan agar daerah yang sering kedutan lumpuh.