Pertama dalam Sejarah! Wanita Arab Boleh Ikuti Olimpiade

by
June 26th, 2012 at 10:25 am

AFP Photo

Negara Arab Saudi yang didominasi oleh penganut agama Islam menjadikan negara ini sebagai negara Islam yang ketat dengan aturan-aturan dan moral keagamaan yang dijunjung tinggi. Tapi, untuk pertama kalinya negara Arab Saudi ini akan mengikut-sertakan atlet-atlet wanitanya dalam pesta Olimpiade yang tahun ini akan digelar di London.

Bukanlah hal yang mudah bagi para wanita Arab untuk melakukan berbagai kegiatan, apalagi untuk berpartisipasi dalam Olimpiade ini. Hal ini dikarenakan di negara Arab Saudi, wanita mendapatkan status hukum yang lebih rendah dibandingkan kaum pria. Mereka harus selalu meminta izin dari suami atau ayahnya jika ingin berpergian, bekerja, dll. Bahkan, mereka pun tidak diizinkan untuk mengendari mobil sendiri tanpa sepengetahuan suami atau ayahnya.

Selain itu, para wanita di negara ini dilarang untuk berolahraga sejak mereka masih duduk di bangku sekolah. Sekolah-sekolah di Arab tidak mengajarkan pelajaran olahraga bagi wanita karena para ulama senior mengatakan bahwa wanita bisa saja kehilangan keperawanannya akibat mengikuti olahraga yang energik dan berat.

Namun, di bawah pemerintahan Raja Abdullah, pemerintahan didorong untuk memberikan kelonggaran bagi para wanita agar mendapatkan pendidikan yang lebih layak dan bahkan diperbolehkan mengikuti pemilihan umum. Dan sekarang, Kerajaan mengizinkan atlet wanita untuk turut serta dalam Olimpiade yang digelar di London pada 27 Juli-12 Agustus 2012.

Pihak ulama yang memegang kendali pemerintahan mengatakan bahwa mereka tidak akan melarang atlet wanita ambil bagian dalam Olimpiade ini, tapi para atlet wanita itu tidak akan mendapat dukungan resmi dari pemerintahan. Hal ini sama seperti yang terjadi pada Dalma Malhas, seorang atlet berkuda profesional Arab Saudi. Dalma mewakili Arab Saudi dalam Olimpiade Junior pada 2010, namun, tidak mendapat dukungan dan pengakuan resmi dari pihak pemerintahan Arab Saudi.

Reuters

Comment di sini