CiriCara: Cara Memberikan ASI, untuk Wanita Karier

by
June 27th, 2012 at 9:34 am

Setelah masa cuti berakhir, cara memberikan ASI menjadi tidak mudah. Ada hal yang harus diperhatikan dan dilakukan agar wanita karier tetap bisa memberikan ASI bagi buah hati. Menjadi seorang ibu memang bukan perkara mudah karena sibuknya jadwal di luar rumah.

Persiapan yang dilakukan sebelum ASI diambil:

1. Pilih waktu pagi hari untuk pengambilan karena saat inilah biasanya ASI sedang penuh.
2. Sterilkan semua peralatan seperti Breast Pump yang harus dibersihkan setiap kali akan dipakai.
3. Cari tempat yang tenang dan nyaman, bila ada gunakan ruang menyusui yang ada di tempat kerja atau ruangan kosong yang bersih.
4. Cuci tangan sebelum mulai menggunakan breast pump.
5. Minum segelas air atau minuman hangat tapi jangan yang mengandung kafein.
6. Mulailah menggunakan breast pump dengan santai apabila memungkinkan letakkan kaki di kursi agar menjadi lebih rileks.
7. Apabila ASI masih sulit keluar, Anda bisa meminta oxytocin pada dokter yang akan membuat ASI lebih banyak diproduksi.ASI harus disimpan dalam botol gelas atau kaca dengan tutup yang rapat agar tidak ada kontak dengan udara.

Cara penyimpanan ASI:

1. Bila akan diberikan dalam waktu kurang dari 6 jam, ASI bisa disimpan dalam suhu ruangan.
2. Simpan dalam termos yang berisi es batu agar ASI bisa bertahan hingga 24 jam.
3. Agar bertahan selama 72 jam, ASI bisa disimpan dalam kulkas dengan suhu di bawah 5 derajat Celsius tapi bukan dalam keadaan beku.
4. ASI akan bertahan selama 3 bulan bila disimpan di bawah suhu -18 derajat Celsius atau di simpan di bagian frezer. ASI yang disimpan selama ini bisa bertahan hingga 6 bulan yang biasanya dilakukan bila ibu harus pergi untuk jangka waktu yang cukup lama.Walaupun begitu, beberapa antibodi dalam susu akan rusak karena dibekukan. ASI yang masih segar adalah yang terbaik.

Hal yang harus diperhatikan sebelum memberikan ASI:

1. Dahulukan ASI yang telah diambil terlebih dahulu oleh karena itu penting untuk mencatat waktu pengambilan.
2. ASI yang disimpan dalam kulkas dihangatkan lagi dengan cara meletakkan botol ASI di dalam tempat yang berisi air hangat selama 15 menit kemudian dikocok perlahan.
3. ASI yang dibekukan harus dicairkan terlebih dahulu di kulkas bagian bawah semalaman atau direndam dalam wadah air hangat setengah jam sebelum diberikan. ASI yang telah dicairkan tidak dapat dibekukan kembali.
4. Memanaskan ASI dengan kompor atau microwave hanya akan merusak kandungannya.
5. ASI yang tersisa di botol setelah diberikan pada bayi harus dibuang karena tidak dapat lagi disimpan dalam lemari es.
6. ASI bisa diberikan dalam botol dot atau dengan sendok apabila tidak ingin bayi mengalami kebingungan puting (bayi tidak mau lagi menyusu pada ibu dan hanya mau menggunakan botol).

Itu dia cara-cara yang bisa dilakukan oleh ibu yang sibuk bekerja dan masih ingin memberikan ASI pada si buah hati. Tidak terlalu sulit kan?