CiriCara: Ciri Tercemar Merkuri dan Cara Mencegahnya

by
June 27th, 2012 at 11:23 am

Penyebaran zat merkuri pada bahan-bahan kecantikan seperti pemutih wajah, pelembab kulit, dan alat-alat kosmetik lainnya sudah menjadi rahasia umum dan menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar kaum hawa.

Apakah sebenarnya merkuri itu? Merkuri ialah air raksa atau bisa disebut dengan cairan perak sehingga merkuri tergolong dalam zat logam berat yang berbahaya. Merkuri yang memiliki nama kimia Hydragyrum atau Hg ini akan terus berbentuk cair jika diletakkan pada suhu ruangan biasa.

Cairan perak yang dapat masuk melalui kulit, pernapasan dan pencernaan ini sangat berbahaya bagi tubuh karena zat ini dapat memutus rangkaian metabolisme yang disebabkan oleh terhalangnya kerja enzim dan timbulnya karsinogen.

Karsinogen itu sendiri adalah proses berubahnya sel-sel DNA manusia menjadi sel-sel kanker. Itulah sebabnya karsinogen sering disebut-sebut sebagai pemicu kanker.

Bahayanya tidak hanya sampai di situ. Anak-anak yang masih bayi pun juga memiliki resiko keracunan merkuri karena apabila sang ibu menggunakan bahan-bahan kosmetik yang mengandung merkuri lalu menggendong anaknya dan menciumnya, merkuri tersebut akan terhirup juga oleh si anak.

Begitu juga saat si ibu tidak mencuci tangannya dengan bersih sebelum menyuapi anak bayinya sehabis memakai bahan kosmetik. Mungkin saja zat kimia berbahaya ini ikut larut dalam makanan anak walau hanya sedikit.

Anda penasaran apakah merkuri sudah mencemari tubuh Anda atau belum?

Perhatikan ciri-ciri di bawah ini:

1. Masalah pada fungsi mental yang berpengaruh pada emosi orang tersebut sehingga mudah marah, gugup, dan perasaan yang tidak menentu

2. Gemetar pada beberapa bagian tubuh yang diawali dengan kesemutan di bagian tangan, kaki, bahkan wajah

3. Otot yang mulai melemah dan volumenya yang menyempit sehingga timbul kedutan di beberapa bagian tubuh yang ototnya bermasalah

4. Sakit kepala yang hebat

5. Gangguan pernapasan atau bahkan pernapasannya terhambat sehingga berujung pada kematian

6. Kerusakan pada ginjal

Itulah 6 ciri yang umumnya timbul pada orang-orang yang memiliki kadar merkuri tinggi di dalam tubuhnya. Seharusnya, merkuri hanya boleh ada di dalam kandungan darah sebesar 10 mikrogram per satu liter darah. Sedangkan pada urin manusia, 20 mikrogram per liter urinnya. Lebih dari kadar tersebut, maka Anda harus segera melakukan pengobatan.

Berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah masuknya merkuri dalam tubuh.

1. Jangan gunakan produk kecantikan yang tidak menyertakan label bahan-bahan yang terkandung di dalamnya.

2. Buanglah bahan-bahan pelembab kulit atau kecantikan yang jelas-jelas menuliskan adanya kandungan merkuri seperti kalomel, mercuric, mercurio, mercurous, dan lainnya.

3. Jangan gunakan produk kecantikan jika Anda ragu akan kualitasnya.

4. Membuang produk yang mengandung merkuri harus dibungkus kertas atau plastik sehingga benda tersebut tidak akan mencemari tanah di sekitar rumah Anda. Ingat bahwa benda ini berupa cairan sehingga mudah untuk menyerap ke dalam tanah yang nantinya bisa saja terminum oleh Anda sekeluarga karena sudah mencemari air tanah.

5. Cucilah tangan hingga bersih dengan menggunakan sabun antiseptik agar kandungan merkuri yang mungkin saja masih ada di produk kecantikan itu tidak tertelan dan mencemari makanan anak-anak Anda.

6. Cobalah berkonsultasi dengan dokter ahli toksologi untuk mengetahui kadar merkuri di dalam tubuh Anda.

Itulah keenam cara untuk mencegah keracunan merkuri. Periksakan diri lebih dini agar dapat ditangani lebih awal sehingga mengurangi resiko berbahaya lainnya di kemudian hari.

Comment di sini