Anggota DPR Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Alquran

by
June 29th, 2012 at 8:48 am

Kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan Al Quran oleh Kementerian Agama telah mengalami perkembangan. Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak KPK agar kasus ini dituntaskan. Kini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan seorang tersangka dalam kasus tersebut.

Adalah ZD, anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi pengadaan Al Quran pada 2011-2012 di Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama.

Pada Kamis (28/6) malam, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan bahwa ZD sudah berstatus tersangka. KPK juga telah mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprintdik) atas ZD. Anggota Komisi VIII DPR yang juga merupakan anggota Badan Anggaran DPR  tersebut diduga telah menerima suap.

Sayang, Bambang belum bisa menjelaskan lebih jauh mengenai keterlibatan ZD dalam kasus tersebut. Namun, KPK akan menyidik dugaan adanya suap dan korupsi dalam proyek pengadaan Al Quran yang diduga memakan anggaran hingga RP 35 milliar tersebut.

Dugaan korupsi pada proyek pengadaan Al Quran pertama kali diumumkan oleh Ketua KPK Abraham Samad pada Rabu (20/6) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Samad mengatakan bahwa para penyidik sudah menemukan bukti yang kuat. Ketika itu, Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, yang sebelumnya menjabat menjabat sebagai Ditjen Pendidikan Agama Islam, mengaku terkejut mendengar adanya dugaan korupsi di direktorat yang ketika itu  ia pimpin.

Comment di sini