CiriCara: 4 Cara Melatih Otak Agar Tetap Encer

by
June 29th, 2012 at 11:40 am

Penelitian yang melibatkan kurang lebih 7000 pegawai negeri sipil di Inggris menunjukkan bahwa fungsi otak manusia akan menurun setelah usia 45 tahun. Hasil penelitian ini membantah penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa fungsi otak akan menurun sejak usia 60 tahun.

Profesor emeritus dari University of Carolina, San Francisco, Amerika Serikat, Dr Michael Merzenich, menyebutkan bahwa penurunan fungsi otak pada perempuan lebih lambat daripada laki-laki karena adanya perbedaan hormonal. Pada perempuan masa menopuse memiliki peran yang penting karena pada tahap ini perempuan mengalami penurunan kognitif yang lama kelamaan akan setara dengan laki-laki yang berusia 65 tahun.

Merzenich yang menjabat sebagai CEO Scientific Learning Corporation and Posit Science juga mempelajari plastisitas otak (neuroplasticy) selama bertahun-tahun. Perusahaan yang ia pimpin juga telah mengembangkan program perangkat lunak yang digunakan untuk memperkuat dan menguji otak. Alat ini semacam alat untuk memberi olahraga otak yang dapat disamakan dengan latihan untuk badan.

Plastisitas otak merupakan kemampuan otak dalam melakukan reorganisasi dalam bentuk interkoneksi baru pada saraf. Merzenich mengatakan bahwa setiap orang dapat melatih otak secara sistematis guna memperkuat dan menyempurnakan kemampuannya dengan latihan intensif.

Cara berikut ini bisa digunakan untuk membantu meningkatkan fungsi otak, daya ingat, persepsi, dan pengolahan:

1. Rekam peristiwa sekitar

Berjalan di sekitar area tempat tinggal kamu, kemudian perhatikan dan rekam semua yang kamu lihat. Sesampainya di rumah, cobalah merekonstruksi secara rinci apa saja yang hal yang kamu lihat sepanjang perjalanan. Cara ini adalah latihan mental yang cukup penting untuk bisa membuat otak tetap terlatih.

2. Aktif berorganisasi

Aktif berorganisasi dalam kehidupan sehari-hari ternyata penting bagi kesehatan otak karena berguna untuk melatih fungsi kognisi sosial yang ada di otak. Seperti yang dikatakan oleh Merzenich, melibatkan diri dalam kegiatan sosial memberi efek positif bagi otak.

3. Mempelajari hal-hal baru

Merzenich mengatakan bahwa otak adalah mesin belajar oleh karena itu memerlukan pelajaran tentang hal yang baru. Salah satu caranya adalah dengan mengisi teka-teki silang atau bermain catur yang dapat melatih fungsi kognitif otak.

4. Membaca

Membaca ternyata dapat meningkatkan fungsi otak. Penelitian yang dilakukan pada 2009 oleh Mayo Clinic menyebutkan bahwa membaca ternyata memberi pengaruh positif bagi orang dewasa setengah baya dan di atasnya. Kegiatan kognitif lain juga dapat membantu menurunkan resiko mengalami gangguan kognitif ringan (MCI) yang biasa dikaitkan dengan Alzheimer.

Melatih otak tentu hal yang sangat bermanfaat. Melatih otak sejak dini bisa mengurangi resiko gangguan kognitif di masa depan. Mulailah melakukan hal yang paling mudah seperti membaca dan bersosialisasi, dengan begitu otak akan terus hidup dan terlatih.

Comment di sini