CiriCara: Cara Menjadi Kaum Hipster

by
June 29th, 2012 at 10:58 am

Hipster adalah istilah yang muncul pada 1940-an ketika era musik Jazz memasuki budaya manusia. Kaum hipster ini ditujukan bagi anak-anak muda kelas menengah yang selalu ingin tampil beda. Itulah salah satu ciri-ciri orang Hipster. Mereka juga digolongkan sebagai  budaya yang mendapat pengakuan karena banyak pengikutnya.

Jika kamu tertarik untuk menjadi salah satu dari kaum hipster, perhatikanlah cara-cara di bawah ini.

1. Berani tampil beda

Seperti yang sudah disebutkan kalau ciri-ciri orang hipster adalah berani tampil beda. Jadi, jangan malu untuk berpakaian yang aneh-aneh. Kamu bisa menggunakan pakaian yang rapi tapi juga bisa “asal-asalan”, selama pakaian tersebut menunjukkan siapa diri kamu sebenarnya. Misalnya, gunakan pakaian yang nyentrik seperti sweater berwarna hijau terang, dan berbentuk V pada bagian lehernya, serta celana jeans pendek berumbai-rumbai. Jika ingin menjadi bagian dari kaum hipster, temukan ide busana segila mungkin yang belum pernah orang lain pakai.

2. Selalu membawa tas antik

Untuk menyempurnakan penampilanmu dengan pakaian yang super aneh, kaum hipster juga biasanya membawa tas antik atau vintage yang tidak kalah aneh dengan busananya. Pilihlah tas-tas yang tidak banyak dipakai orang lain. Misalnya tas kulit yang sudah tua atau tas-tas antik yang sudah jarang dipakai lagi di zaman sekarang ini.

3. Mendengarkan musik jadul dan jarang didengar

Musik yang menjadi kegemaran bagi kaum hipster adalah musik-musik zaman dahulu yang sudah hampir dilupakan oleh pemuda zaman sekarang. Kamu bisa mulai mencari grup-grup band pada era 50an, dan mulailah mendengarkan warna lagu pada era itu. Selain itu, orang hipster biasa mencari-cari band baru yang belum terkenal kemudian mendengarkan lagu-lagunya. Mereka merasa ekslusif dan bangga karena hanya mereka yang tahu band tersebut. Biasanya setelah band itu sudah mulai terkenal mereka meninggalkannya dan mencari band baru lagi untuk dijadikan idola.

4. Temukan hobi yang aneh

Hobi kaum hipster bukanlah sekadar bermain basket, sepakbola, atau bola sodok. Biasanya, kaum hipster menyebut suatu kegiatan sebagai hobi apabila mereka bisa menghasilkan suatu benda yang unik dan berguna dari kegiatan tersebut. Jika kamu ingin disebut sebagai kaum hipster, cobalah temukan hobi yang aneh, yang biasanya tidak ingin dilakukan oleh orang lain. Misalnya merakit sepeda sendiri, menyulam, atau menjahit, membuat lampu dari porselen, hiasan tanah liat buatan tangan, dll.

5. Selalu menggunakan sepeda

Ke manapun kaum hipster pergi, mereka lebih memilih untuk menggunakan sepeda daripada motor atau mobil. Tapi untuk zaman sekarang ini, hal tersebut dirasa agak tidak mungkin. Tapi jika kamu memang ingin menjadi bagian dalam generasi kaum hipster, apa salahnya mencoba terlebih dahulu. Sepeda fixie menjadi favorit kaum hipster di Indonesia. Gunakanlah sepeda hasil rakitanmu sendiri agar terlihat berbeda dari sepeda fixie lainnya. Atau mungkin juga kamu bisa mencari sepeda antik yang sudah tidak terpakai lagi, lalu kamu perbaiki hingga menjadi sepeda yang mencirikan kepribadianmu.

6. Selalu bersenang-senang

Dalam sejarah, kaum hipster adalah sekumpulan orang-orang yang selalu bersenang-senang dengan kebudayaan yang mereka ciptakan sendiri. Jadi tidak ada orang stres di dalam generasi kaum ini. Dengan kata lain, jika kamu ingin menjadi kaum hipster, maka kamu tidak boleh terlalu serius memikirkan hal-hal dalam hidup ini. Sebaliknya, kamu harus membawa pikiranmu keluar dari beban persoalan tersebut agar bisa berpikir kreatif dan menemukan benda-benda unik yang bisa dihasilkan.

Itulah keenam cara untuk menjadi kaum hipster. Tapi hati-hati dalam mempraktikkannya lho! Tetapi jangan beranggapan bahwa kaum hipster sama dengan kaum alay. Kaum hipster dan kaum alay berbeda dalam hal kreativitas. (lihat: Foto kaum alay di Kolombia)

eHow

Comment di sini