Modifikasi Plat Nomor Kendaraan = Penjara 2 Bulan

by
June 29th, 2012 at 9:38 am

Di jalanan acap kita jumpai kendaraan melintas dengan menggunakan plat nomor unik hasil modifikasi. Kendaraan spesial ini lebih sering ditemui di jalanan ibukota ketimbang di daerah.

Dibandingkan dengan motor, mobil yang memakai plat nomor modifikasi lebih kerap dijumpai. Contoh penggunaan plat nomor modifikasi adalah pengubahan tata letak kode huruf dan angka seperti B 417 TU menjadi B 4 17TU atau B 41 7TU.

Selain itu, plat nomor yang tidak dikeluarkan oleh Kantor Samsat juga masuk kriteria plat modifikasi.

Pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengeluarkan aturan soal penggunaan plat nomor kendaraan.

Seperti tercantum di Pasal 280 Undang Undang Negara Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, setiap orang pengendara motor di jalan yang kendaraannya tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) seperti yang telah ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia, maka akan dijatuhi hukuman kurungan dua bulan atau dengan maksimal Rp 500.000.

Bagi pemilik kendaraaan yang plat nomornya telah rusak, bisa datang ke Kantor Samsat terdekat untuk mendapatkan penggantian plat. Pemilik kendaraan diimbau tidak menggunakan jasa pembuatan plat modifikasi di luar aturan kepolisian.

Berikut ini adalah aturan warna plat nomor kendaraan sesuai aturan kepolisian:

• Pribadi : Warna dasar hitam dengan tulisan putih.
• Umum : Warna dasar kuning dengan tulisan hitam.
• Milik pemerintah : Warna dasar merah dengan tulisan putih.
• Transportasi dealer : Warna dasar putih dengan tulisan merah.
• Corps Diplomatik : Warna dasar putih dengan tulisan hitam.
• Staff Operasional Corps Diplomatik : Warna dasar hitam dengan tulisan putih berformat khusus.