Mutannish Terancam Hukum Pancung Karena Nge-drift

by
June 29th, 2012 at 3:24 pm

Jalopnik

Pengadilan di Arab Saudi mengancam Mutannish dengan hukuman pancung karena ugal-ugalan di jalan umum. Ia terancam dihukum berat karena aksi ugal-ugalannya menghilangkan dua nyawa. Sebuah video yang mengabadikan kejadian tersebut sempat diunggah di Youtube, namun video itu telah dihapus.

Menggunakan Honda Accord miliknya, Mutannish ketika itu sedang hagwalah, yang akrab di Indonesia dengan istilah “nge-drift”. Aksi yang dilakukan di jalan umum tersebut memang selalu menarik penonton. Naas, ketika Mutannish kehilangan kendali, mobil tersebut menghantam dua penonton hingga tewas.

Ia sempat melarikan diri dan bersembunyi sebelum akhirnya berhasil diringkus. Belum ada keterangan yang mendetail mengenai pelanggaran-pelanggaran apa saja yang telah dilakukan Mutannsih. Namun, mengendarai ugal-ugalan memang dianggap sebagai tindakan kriminal dan kelalaian di negara tersebut. Terlebih, Arab memang menerapkan hukum Islam di mana nyawa harus dibalas dengan nyawa. Terkecuali, jika keluarga korban mau memaafkan.

Belum ada kepastian mengenai waktu eksekusi Mutannish. Informasi mengenai upaya-upaya hukum yang dilakukan Mutannish pun masih belum pasti. belum diketahui apakah ia mengajukan banding untuk menyelamatkan nyawanya atau tidak. Seperti dikutip dari autoblog, kasus serupa pernah terjadi dan sang terpidana berhasil mengurangi hukumannya menjadi 3.000 cambukkan dan 20 tahun penjara serta larangan mengemudi seumur hidupnya.

Beberapa negara bagian di Amerika Serikat juga memberlakukan hal yang sama: Mengemudi ugal-ugalan hingga menyebabkan korban jiwa dapat dituntut sebagai pembunuhan tingkat pertama. Pelaku tindakan tersebut bisa diganjar hukuman mati atau minimum penjara 30 tahun. Negara bagian Amerika yang menerapkan hukum tersebut adalah Minnesota dan Florida.

Comment di sini