“Partikel Tuhan” Sudah Hampir Ditemukan?

by
July 3rd, 2012 at 2:17 pm

Temuan terbaru pada dunia ilmu pengetahuan adalah ditemukannya boson higgs. Boson higgs ini adalah partikel subatomik yang dapat menuntun pada pemahaman akan alasan kenapa partikel memiliki massa. Selain itu, partikel subatomik ini sangat dibutuhkan dalam memahami ruang dan waktu.

Seorang fisikawan yang bernama Leon Lederman menyatakan kalau dirinya berhasil menemukan boson higgs tersebut. Dia menyebut boson higgs ini sebagai “the God particle”. Mengapa demikian?

Hal ini dikarenakan partikel ini bisa menuntun manusia mengerti tentang ruang dan waktu, sama halnya dengan Tuhan yang tidak terbatas dalam ruang dan waktu.

Leon melakukan penelitian ini di Laboratorium Fisika terbesar, CERN di Alps, yang terletak di perbatasan Prancis dan Swiss.

Menanggapi hasil temuan ini, seorang fisikawan dan juga peneliti dari departemen energi Fermilab, Chicago, Amerika Serikat, yang bernama Rob Roser menyatakan bahwa temuan ini sudah mendekati sempurna. Namun, para ilmuwan CERN harus dapat menemukan lebih banyak bukti karena jika memang boson higgs benar nyata, maka kita akan mengetahui bagaimana jagat raya ini dapat terbentuk, dan massa zat yang menyebabkan terjadinya letusan dahsyat (Big Bang).

Ini bukanlah penelitian pertama yang dilakukan oleh para ilmuwan untuk memecah partikel hingga menemukan boson higgs tersebut. Sebenarnya, penelitian yang pertama tentang menguraikan partikel subatomik pada sebuah atom ini dilakukan oleh Peter Higgs pada 1960-an. Dia menggunakan energi super besar untuk memecahkan partikel subatomik dan kemudian menggunakan medan magnetik untuk mengumpulkan partikel-partikel tersebut.

Kemudian, Fermilab, laboratorium tempat Roser bekerja juga pernah menggunakan Tevatron, alat untuk memecahkan atom agar mendapatkan data dari partikel-partikel subatomik yang terdapat di dalamnya. Namun, upaya untuk menemukan boson higgs itu bukanlah upaya yang mudah. Roser mengungkapkan bahwa masih jauh lebih mudah mengenali muka sahabat sendiri di antara jutaan manusia daripada mencari partikel subatomik ini.

Akan tetapi, Roser terus memberi dukungan kepada para peneliti yang sedang meneliti hal yang sama ini agar mereka berhasil menemukan pembuktian boson higgs tersebut.

Walau kelihatannya temuan ini hanyalah hal yang kecil dan tidak ada gunanya pada masa ini, kita tidak pernah tahu partikel subatomik ini akan memberikan hasil temuan yang lebih hebat lagi di masa yang akan datang. Sama halnya dengan penemuan elektron yang dilakukan para peneliti terdahulu, dan sekarang elektron itu dapat membawa manusia pada teknologi canggih lainnya.

ABC News

Comment di sini