Presiden Bisa Belajar Memimpin dari Monyet Ekor Panjang

by
July 3rd, 2012 at 9:22 am

Monyet ekor panjang ternyata memiliki hubungan dan struktur sosial yang cukup kompleks. Oleh karena itu manusia bisa belajar banyak hal dari mereka. Dalam hal memilih kepemimpinan, monyet jenis ini bisa dibilang memiliki cara yang efektif dan unik.

Jaringan sosial monyet berekor panjang yang rumit menempatkan anggota-anggota yang memiliki hubungan baik dengan anggota-anggota lain sebagai pemimpin dalam kelompok. Pemimpin pun dipilih dengan cara melihat banyaknya hubungan yang dijalin oleh tiap individu dengan anggota kelompok.

Peneliti dari Free University of Brussels, Belgia, Cedric Sueur, dan rekan-rekannya mencoba meneliti lebih dalam mengenai hal tersebut. Mereka meneliti dua spesies monyet ekor panjang Macaca mulatta dan Macaca tonkeana dalam membuat sebuah keputusan kelompok seperti ke mana harus mencari makan dan kapan harus begerak.

Para peneliti menemukan bahwa hirarki kepemimpinan monyet-monyet ini ditentukan dalam sebuah aturan ibu jari yang cukup sederhana. Anggota kelompok cukup mengikuti petunjuk dari afiliasi terdekat. Akhirnya didapatkan bahwa pemimpin adalah anggota yang paling banyak memiliki koneksi sosial.

Menjadikan anggota yang paling banyak memiliki hubungan sosial dengan yang lain lebih menguntungkan karena anggota ini memiliki lebih banyak informasi yang didapat dari koneksi sosialnya daripada anggota lain yang tidak memiliki banyak relasi. Ini berarti keputusan pimpinan kelompok dibuat berdasarkan informasi yang lengkap.

Penelitian lain dilakukan oleh Andrew King. Ia melakukan penelitian pada ikan guna mengetahui struktur sosial yang ada pada hewan air ini. Ia juga berpendapat bahwa struktur seperti yang ada pada monyet ekor panjang juga muncul pada ikan.  George Sugihara dari Scripps Institution of Oceanography di La Jolla California tidak terlibat dalam penelitian ini namun ia berpendapat bahwa model kepemimpinan monyet ekor panjang bisa saja ada di semua spesies hewan.

Hirarki kepemimpinan pada manusia lebih rumit. Oleh karena itu George menyoroti tentang pola jaringan sosial manusia. Presiden selaku pemimpin tertinggi dalam sebuah negara republik bisa belajar dari penelitian ini agar rakyat yang dipimpin bisa mempercayakan amanat kepada orang yang mereka pilih sebagai peminpin.

Comment di sini