Euro 2012: 10 Momen Paling Tak Terlupakan

by
July 4th, 2012 at 3:35 pm

Puluhan pertandingan telah dijalani. Puluhan gol telah tercipta. Kemeriahan Piala Eropa telah usai. Yang tersisa tinggal cerita dan ribuan gambar serta ratusan video yang mengabadikan jutaan kenangan. Di antara jutaan kenangan tersebut, kami akan suguhkan 10 momen paling tak terlupakan versi PlasaMSN.

1. Selebrasi celana dalam Nicklas Bendtner

Dalam laga kontra Portugal, penyerang Denmark Nicklas Bendtner membuat dunia tersentak. Selain menciptakan gol yang spektakuler, ia juga melakukan selebrasi yang membuat dirinya didenda sebesar Rp 1.1 miliar karena celana dalam yang kontroversial. Ia dengan sengaja memperlihatkan sebagian celana dalamnya yang bertuliskan Paddy Power, nama sebuah rumah judi yang berbasis di Irlandia. UEFA menjatuhkan hukuman denda karena Bendtner telah melanggar peraturan UEFA yang melarang segala bentuk promosi atau iklan yang ilegal.

Selain denda sebesar Rp 1.1 miliar, Bendtner juga dilarang bermain satu pertandingan, yang berlaku pada Piala Dunia 2014 di Brasil.

2. Gol Ukraina yang dianulir

Getty Image

Ukraina, yang bermain di hadapan publiknya sendiri, harus menelan pil pahit berupa kekalahan tipis dari Inggris 0-1. Sementara itu, peluang terbaik mereka melalui Marko Devic dianulir wasit.

Tembakan Devic ke gawang Joe Hart terlihat jelas telah melintasi garis gawang. Namun wasit yang memimpin pertandingan, baik kedua asisten serta pembantu wasit ke-5, tidak mengesahkan gol tersebut. Kekalahan tersebut memaksa Ukraina menemani Swedia mengepak barang.

3. Hancurnya prestasi Belanda

net

Sebagai finalis Piala Dunia 2010, Belanda tentunya datang ke Polandia sebagai tim favorit. Namun, pencapaian mereka justru bertolak belakang dengan pengharapan.

Dari tiga pertandingan yang dijalani, Tim Oranye terus kalah dan berakhir di dasar klasemen pada fase grup. Hasil yang sama juga dialami oleh Republik Irlandia.

4. Perlawanan Swedia terhadap Prancis

AFP

Meski sudah dipastikan tidak lolos ke perempat final, tim yang ditangani Erik Hamrén tersebut tetap memberi perlawanan terbaik mereka. Hasilnya, mereka berhasil menundukkan Prancis dan pulang dengan kepala tegak.

5. Dua Ashley gagal eksekusi penalti

Getty Images

Dua Ashley asal Inggris, Ashley Young dan Ashley Cole, gagal mengeksekusi drama adu penalti pada laga perempat final kontra Italia. Mereka harus pulang ke Inggris dengan penuh penyesalan, karena tendangan resmi terakhir mereka di Piala Eropa merupakan kegagalan.

Atas kegagalan tersebut, mereka juga mendapatkan kritikan dan umpatan berbau rasis dari pengguna twitter.

6. Penalti Panenka Pirlo

Getty Image / Pirlo

Pemain senior Italia, Andrea Pirlo, mencetak penalti Panenka. Gol tersebut membuatnya mendapat pujian dari para pesepak bola lainnya seperti Gerard Pique, Cesc Fabregas, dan Edin Dzeko.

Eksekusi penalti tersebut juga disinyalir merupakan penyebab mental pemain Inggris turun dan gagal menyelesaikan drama adu penalti dengan baik.

7. Selebrasi gol Samir Nasri

Samir Nasri

REUTERS/Alessandro Bianchi

Setelah menjebol gawang Inggris, Nasri meletakkan jari telunjuk di bibir layaknya sedang memberi perintah untuk diam. Ia juga berlari sambil berteriak “DIAM!” dalam bahasa Prancis. Beberapa hari kemudian ia mengakui bahwa perintah ‘diam’ tersebut ia tujukan kepada seorang jurnalis Prancis yang beberapa hari sebelumnya memuat tulisan tentang Nasri. Dalam tulisan tersebut, sang jurnalis meragukan kemampuan Nasri untuk bermain sebagai starter pada perhelatan Piala Eropa 2012.

Buntut dari kejadian ini adalah kini ia terancam skorsing hingga Piala Dunia 2014.

8. Penggemar cium pelatih Kroasia Slaven Billic

AFP

Seorang penggemar Kroasia nekad masuk ke lapangan dan mencium pelatih Kroasia Slaven Bilic. Hal yang membuat kejadian ini menarik adalah karena penggemar tersebut berjenis kelamin laki-laki.

Pria tersebut meluapkan kegembiraannya karena Kroasia berhasil menundukkan Republik Irlandia dengan skor 3-1.

9. Thiago Motta cedera pada pertandingan final

AFP PHOTO / FRANCK FIFE

Melawan Spanyol di pertandingan final bukanlah hal yang mudah bagi Italia. Setelah tertinggal 0-2, petaka bertambah karena Thiago Motta, yang baru bermain selama 4 menit, mengalami cedera. Sementara itu, pelatih Italia Cesare Prandelli telah melakukan tiga pergantian pemain.

Alhasil, Italia harus berlaga dengan 10 pemain hingga akhirnya kalah 0-4 dari Spanyol.

10. Balotelli, selebrasi gol, dan sang bunda

Saat mencetak gol kedua pada laga melawan Jerman, penyerang muda Italia Mario Balotelli nekad membuka pakaiannya dan menunjukkan otot-ototnya. Atas aksi tersebut, ia mendapatkan kartu kuning dari sang wasit.

dok.Twitter/AltFootball

Setelah pertandingan usai, ia menghampiri ibunya, Silvia Balotelli. Ia kemudian membisikkan bahwa kedua gol yag ia ciptakan dipersembahkan untuk sang ibu. Adegan peluk-cium Super Mario dan Ibunya menjadi hits di dunia.

Comment di sini