Penganut Ajaran Setan Menuntut Hak di Amerika

by
July 4th, 2012 at 1:21 pm

Di Amerika Serikat memang banyak agama-agama baru bermunculan. Bermula dari sebuah ajaran atau paham yang disebarluaskan, agama-agama ini pun tumbuh berkembang dan dianut oleh banyak orang.

Salah satu agama yang berkembang adalah setanisme. Namun, penganut setanisme di Amerika Serikat kali ini mendapat penolakan. Sepasang suami istri bernama Luigi dan Angie Bellaviste yang tinggal di Colorado dikucilkan oleh tetangga karena agama yang mereka anut.

Setanisme adalah kepercayaan yang terbentuk berdasarkan berbagai macam ideologi dan filosofi yang mengarah pada pemujaan setan. Para penganut kepercayaan ini memilih untuk mengaggumi setan yang selalu disebut-sebut sebagai tokoh jahat dan perusak manusia.

CBS

Luigi dan Angie Bellaviste sering membuat dekorasi aneh-aneh di rumahnya, seperti pohon natal yang dicat berwarna hitam, tengkorak, dan nomor 666 (yang dipercaya sebagai angka setan). Selain itu, mereka juga menggantung poster yang bertuliskan “Vote Satan”.

CBS

Mungkin hal ini membuat beberapa tetangganya merasa terganggu sampai-sampai Luigi dan Angie menemukan poster tersebut tiba-tiba telah digunting. Mereka menganggap tindakan itu sebagai suatu bentuk kejahatan terkait dengan kebencian terhadap kepercayaan yang mereka anut. Mereka merasa diperlakukan tidak adil. Oleh karena itu, mereka melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian Mount View, Colorado, Amerika Serikat. Kasus ini dapat diproses secara hukum karena kepercayaan terhadap suatu agama dilindungi oleh undang-undang negara.

Pihak kepolisian setempat sudah mendaftarkan gugatan ini untuk diselidiki lebih lanjut, namun, polisi menggolongkannya sebagai pencurian, karena tidak ada bukti kekerasan atau penganiayan terhadap kepercayaan mereka.

Menanggapi kasus yang dialami Luigi dan Angie, beberapa tetangganya pun berpendapat kalau sebenarnya Luigi dan Angie memiliki hak penuh meletakkan poster itu di teras rumahnya, karena itu rumahnya sendiri dan mereka bebas melakukan apa saja. Selain itu, tetangga yang lain berkata bahwa memiliki sebuah kepercayaan adalah kebebasan setiap individu, jadi setiap orang bebas memilih kepercayaannya masing-masing.

Nyatanya, tidak semua tetangga Luigi dan Angie setuju dengan kepercayaan Satanisme itu. Bagaimana menurut Anda dengan kasus yang menimpa Luigi dan Angie jika dilihat dari segi kepercayaan yang mereka anut?

CBS

Comment di sini