CiriCara: Cara Merawat Kain Batik yang Benar

by
July 5th, 2012 at 2:17 pm

Kain batik sudah sangat populer di masyarakat. Kain batik harus benar-benar dirawat agar warna dan keindahannya tetap terjaga. Batik yang baik menggunakan pewarna alami sehingga akan lebih mudah pudar karena tidak mengalami proses penguncian warna yang maksimal.

Diperlukan perawatan khusus agar batik tetap bisa awet dan terus dikenakan. Perhatikan cara perawatan kain batik berikut ini:

1. Memakai shampo

Larutkan shampo ke dalam air hingga tidak ada lagi shampo yang mengental. Rendam kain batik selama 10 atau 15 menit saja. Kucek perlahan dan bilas hingga bersih.

2. Hindari mesin cuci

Setelah merendam batik, jangan gunakan mesin untuk mencuci. Sebaiknya cuci dengan menggunakan tangan. Mencuci dengan mesin malah akan membuat warnanya lebih cepat pudar. Noda makanan pada batik bisa dihilangkan dengan menggunakan kulit jeruk, cukup diusap saja beberapa kali.

3. Menjemur terbalik

Sinar matahari dapat membuat warna batik lebih cepat pudar. Kain batik tidak perlu diperas dan jemur ditempat yang teduh sehingga tidak terpapar sinar matahari langsung. Jemur bagian dalam menghadap keluar agar warna batik tidak pudar.

4. Melapisi batik sebelum diberi pewangi

Ketika kain batik sudah kering, lapisi dengan kain putih atau polos sebelum menyemprotnya dengan pelicin atau pelembut kain. Ini untuk menghindari zat kimia dari pewangi yang bisa merusak warna batik.

5. Lapisi kain saat disetrika

Setelah diberi pewangi atau pelembut, mulailah menyetrika kain batik dengan kain polos sebagai lapisan atasnya sehingga panas dari setrika tidak langsung bersentuhan dengan kain. Ini akan menjaga agar batik tidak cepat pudar.

6. Merica dalam lemari

Kain batik yang telah dicuci bersih dan disetrika bisa disimpan dalam lemari dan beri sedikit merica. Masukkan merica dalam tissu, lipat dan letakkan di dekat kain batik tadi. Jangan menggunakan kapur barus karena bisa merusak kain.

7. Hindari parfum

Memakai wewangian seperti parfum saat memakai batik tidak dianjurkan. Kandungan pewarna alami pada batik bisa rusak karena kandungan kimiawi parfum yang bersentuhan langsung dengan warnanya.

Itu dia tujuh langkah yang perlu dilakukan agar batik bisa tetap awet dan tidak pudar. Semua cara itu bisa dilakukan dengan mudah agar batik kesayangan jadi lebih awet. Merawat kain batik memang gampang-gampang susah.

Comment di sini