CiriCara: Ciri-ciri Emas Asli tapi Palsu

by
July 5th, 2012 at 11:15 am

Salah satu logam mulia yang mahal di pasaran adalah emas. Logam ini diproduksi menjadi bermacam-macam barang seperti kalung, koin, cincin, dan masih banyak lagi.

Emas digemari sebagai bahan perhiasan serta investasi. Namun waspadalah sebab banyak pedagang nakal yang membuat perhiasan emas aspal dengan harga yang sedikit lebih murah daripada umumnya dengan berbagai alasan.

Perhiasan emas palsu biasanya tidak keseluruhannya terbuat dari emas. Emas hanya dipakai sebagai lapisannya saja. Emas dikategorikan palsu apabila dicampur dengan berbagai macam logam lain seperti nikel, besi, tembaga, perak, kuningan, osmium, dan lain-lain.

Perhatikan ciri-ciri emas asli tapi palsu berikut ini agar terhindar dari praktik penipuan:

1. Saat emas palsu dijatuhkan, benda tersebut berbunyi nyaring dan teksturnya lebih keras.
2. Perhiasan emas palsu dapat membuat kulit jadi kotor atau menghitam.
3. Coba tusuk dengan jarum. Emas palsu akan membuat jarum jadi bengkok.
4. Dekatkan dengan magnet, apabila perhiasan emas menempel, bisa dipastikan barang itu palsu.
5. Cium bau perhiasannya, bila berbau amis atau seperti bau besi, emas itu aspal.
6. Saat emas palsu dicampur dengan asam klorida atau sulfat, muncul larutan dari logam lain.
7. Kaca akan tergores bila di emas palsu digosokkan pada kaca.
8. Apabila emas palsu digosokkan pada keramik, akan muncul garis hitam.
9. Perhatikan sertifikat perhiasan itu, biasanya emas palsu juga menggunakan sertifikat yang palsu pula.

Untuk membantu mengidentifikasi emas palsu, kamu perlu mengetahui tentang kadar emas yang biasanya dipakai dalam perhiasan. Ini dia daftarnya:

09 Karat berarti hanya 37,5% kadar emas
14 Karat berarti 58,5%
16 Karat memiliki kadar 66,6% emas
18 Karat berarti memiliki 75% kadar emas
20 Karat berarti memiliki 83,3% kadar emas
22 Karat memiliki kadar emas sebesar 91,7% dan bahan lain sebesar 8,3% biasanya perak.
24 Karat bukan berarti 100% emas namun hanya 99,99% saja.

Perhatikan berapa kadar emas yang ingin kamu beli dengan begitu kamu juga bisa mengira-ngira uang yang harus dikeluarkan. Bisa jadi sertifikat menulis 22 Karat namun sebenarnya kadar emas di dalamnya kurang dari itu.