Orang Rusia Lebih Suka Spa Bali Ketimbang Shiatsu

by
July 5th, 2012 at 5:18 pm

Spa Bali menjadi favorit warga Rusia. Popularitas perawatan tubuh ini bahkan telah mengalahkan teknik pijat lain seperti Shiatsu. Ongkos yang dikeluarkan untuk menikmati spa ini juga tidak murah. Untuk sekali perawatan, seseorang harus mengeluarkan 100 hingga 400 dollar AS. Walaupun harganya tidak murah, spa Bali masih diminati penduduk negeri Beruang Merah itu.

Dubes Indonesia untuk Rusia, Djauhari Oratmangun, membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan bahwa spa Bali lagi nge-trend di Rusia mengalahkan pijat dari negeri lain. Ia mengungkapkan hal tersebut saat tengah menjamu delegasi Indonesia di World Media Summit di Kafe Mania, Moskow yang menyajikan beragam makanan dan minuman Indonesia.

Dubes  juga mengatakan bahwa mereka (penduduk Rusia) yang datang ke kafe ini (Kafe Mania) kebanyakan sudah pernah berkunjung ke Bali dan Raja Ampat, Papua atau mereka telah mengenal tradisi, kuliner, budaya termasuk seni pijatnya.

Saat ini telah ada sekitar 400 pekerja Spa Bali di Rusia yang disebar di kota-kota besar seperti St. Petersburg, Vladivostok dan Moskow. Industri spa Bali telah berkembang sejak 5 tahun yang lalu dan makin banyak wanita yang bekerja di sektor pariwisata seperti ini.

Para pekerja ini masuk melalui perusahaan Sim Krasok secara resmi dengan koordinasi Kementrian Tenaga kerja dan Kementrian Pariwisata dan Industri Kreatif. Spa Bali dipromosikan melalui berbagai media seperti TV, koran, dan majalah.

Bila berada di bandara internasional Demodevodo, ada iklan ruang yang mempromosikan Spa Bali dengan gambar wanita Bali yang cantik memberikan kebugaran dari pijatan khas tradisional dari timur.

Linda Agum Gumelar, Menteri Pemberdayaan Perempuan, sempat bertemu dengan para pekerja Spa Bali di KBRI Rusia. Djauhari menjelaskan bahwa ibu menteri sangat mendukung perkembangan Spa Bali di sini, ia juga berpesan agar tetap menjaga nama baik Indonesia saat bekerja.

Para pekerja di sini pada umumnya merasa betah dan bahagia karena mereka dilindungi oleh aturan resmi dan terus dipantau oleh KBRI. Pada tanggal 17 Agustus besok, layanan spa akan diliburkan untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Untuk peringatan, akan diadakan upacara dan makan bersama.

Yang menjadi lebih unik adalah saat para staf atau diplomat belum memiliki gadget canggih, mereka (para pekerja Spa) telah memiliki benda ini terlebih dahulu. Sepertinya para pekerja Spa lebh sejahtera daripada staf lokal.

Comment di sini