Inspirasi Oscar Pistorius, Atlet Cacat Peserta Olimpiade

by
July 6th, 2012 at 3:04 pm

Global Post

Osacar Pistorius akhirnya bisa mengikuti ajang olahraga paling bergengsi di dunia, Olimpiade, di cabang atletik. Pria yang tidak memiliki kaki ini akan menjadi anggota tim pelari estafet dari Afrika Selatan di cabang lari estafet 400 meter.

Komite Olimpiade Afrika Selatan dan Federasi Olahraga Lari Nasional tiba-tiba memutuskan untuk mengikutsertakan Pistorius untuk bersaing di Olimpiade Inggris di cabang lari 400 meter. Mereka menambahkan nama Oscar Pistorius di daftar paling akhir atlet lintasan dan lapangan.

Ini adalah pertama kalinya seorang atlet cacat bisa mengikuti ajang kompetisi tingkat duniaini. Pria berusia 25 tahun ini mengatakan bahwa terpilihnya ia menjadi salah satu pelari dari Afrika Selatan merupakan momen paling membanggakan dalam hidupnya. Pria yang kedua kakinya diamputasi saat ia berusia 11 bulan ini telah menghabiskan seluruh hidupnya untuk membuktikan bahwa ia layak untuk bersaing dengan atlet terbaik dunia.

REUTERS/Max Rossi

Pistorius tidak menyukai olahraga lintasan dan ketangkasan saat awal-awal ia menjalani rehabilitasi dari cedera yang ia peroleh saat bermain rugby. Namun kemudian ia menggeluti olahraga ini karena menikmatinya. Ia mengungkapkan kebanggaannya sebagai atlet Afrika Selatan yang terpilih mengikuti pertandingan lari estafet 4×400 meter dan pelari individu pada 400 meter. Ia sangat senang karena usaha, pengorbanan, dan determinasi selama bertahun-tahun akhirnya terbayar.

Ia bahkan mengungkap kebahagiaannya melalui Twitter. Ia menulis ia akan ada di London untuk Olimpiade dan Paralympic 2012.

“Terima kasih pada semua orang yang telah membuatku jadi atlet seperti sekarang! Tuhan, keluarga dan teman-teman, para pendukung dan kompetitor, kalian semua telah membantuku,” ungkapnya di Twitter.

Pistorius memiliki catatan waktu sebesar 45,07 detik tahun lalu dan tahun ini ia memiliki catatan 45,20 detik. Kedua waktu yang ia miliki masih masuk dalam kualifikasi Olimpiade. Tapi ia masih membutuhkan 45,30 atau kurang dari itu sebelum hari Sabtu untuk memastikan posisinya di lomba lari 400 meter.

Pria ini telah memenangkan sebuah medali perak dan sebuah medali emas di perlombaan lari untuk orang normal. Hasil inilah yang akhirnya membuat Komite Olimpiade Afrika Selatan memasukkan namanya dalam daftar atlet lintasan dan ketangkasan.

Banyak yang menganggap bahwa ia diberi penilaian yang tidak adil karena keadaannya namun pada tahun 2008 ia telah membuktikan bahwa itu tidak benar. Pria yang berjanji akan memberikan segalanya untuk Olimpiade ini yakin bahwa ia bisa bertanding dengan baik dan mempertahankan gelar Paralympic-nya dengan rekor yang mengejutkan.

Comment di sini