CiriCara: Cara Menjadi Travel Writer

by
July 7th, 2012 at 11:00 am

Seorang travel writer selalu mengeksplorasi tujuan wisata yang baru dan membagi pengamatan dengan orang lain melalui foto, video, dan terutama kata-kata. Salah satu hal yang paling penting di sini adalah keinginan penulis untuk melakukan perjalanan ke tempat yang baru serta kemampuan untuk menerjemahkan pengalaman ke dalam suatu bentuk tulisan.

Untuk menjadi seorang travel writer, seseorang harus memiliki stamina yang cukup, pikiran yang jeli dan juga kemampuan menulis yang mumpuni. Jika ingin menjadi travel writer yang baik, perhatikan cara-cara berikut ini:

1. Kemampuan menulis

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memperbaiki kemampuan menulis kamu. Mendapat pendidikan di jurnalisme atau bahasa merupakan langkah awal. Mengikuti workshop atau lainnya bisa juga menjadi salah satu cara memperbaiki kemampuan menulismu.

2. Menggali pengalaman

Hal kedua yang bisa dilakukan adalah dengan mencoba. Kamu bisa mulai mencoba menjadi travel writer sendiri. Pergilah ke suatu tempat dan mulailah mendokumentasikan perjalananmu. Ambil gambar yang menarik di tempat itu. Gunakan panca inderamu untuk merekam semua hal di sana termasuk transportasi, makan, hotel, penduduk lokal, dan lainnya.

3. Menilai pengalaman

Setelah melakukan hal di atas, kamu perlu memutuskan apakah kamu lebih suka memperhatikan setiap detil perjalanan dengan mengambil foto dan mencatat atau  bersosialisasi dan santai saat bepergian sambil merekam semua pengalaman untuk kemudian dituliskan setelah perjalanan berakhir. Untuk pilihan yang kedua, diperlukan ingatan yang tajam sebab tidak mudah merekam perjalanan hanya dengan mengandalkan memori otak saja.

4. Menulis deskripsi

Saat menulis, jangan lupa mendeskripsikan bagaimana pengalaman kamu selama di sana. Tuliskan mengenai karakter penduduk lokal dan pengalaman jalan-jalanmu. Bagikan pengalaman yang menarik di sana sehingga dapat membuat para pembaca ingin berkunjung ke tempat itu. Buatlah tulisan yang mengalir sehingga pembaca bisa menikmati setiap kata yang kamu goreskan.

5. Penilaian tulisan

Menilai tulisan sendiri tidaklah mudah. Oleh karena itu, kamu bisa meminta bantuan sahabat, teman, atau keluarga untuk membaca tulisanmu sehingga kamu mendapat penilaian yang obyektif sekaligus masukan yang akan membuat tulisanmu menjadi semakin baik. Memiliki sebuah travel blog juga akan memberikan hasil yang positif dengan melihat komentar-komentar yang masuk atas tulisanmu.

Lima cara ini akan membantu kamu menjadi seorang travel writer yang andal. Namun kamu juga membutuhkan latihan terus menerus agar tulisan bisa menjadi lebih berkualitas. Tidak mungkin mendapat sebuah artikel yang baik hanya dengan sekali menulis. Selamat mencoba!

Comment di sini