Balap Lari dengan Banteng di Spanyol, 5 Orang Terluka

by
July 8th, 2012 at 1:12 pm

Kota Pamplona sebagai ibukota Navarre, Spanyol, adalah salah satu kota yang terkenal di Spanyol. Kota ini terkenal karena festival San Fermin yang selalu diadakan setiap tanggal 6 Juli hingga 14 Juli.

Festival San Fermin adalah festival yang tidak hanya diikuti oleh penduduk Spanyol tetapi juga warga negara asing lainnya.

Dalam festival ini, semua pesertanya harus menggunakan pakaian serba putih dan selendang berwarna merah terang yang diikatkan pada leher masing-masing peserta. Setelah itu mereka harus berkumpul memenuhi jalanan licin di dekat arena banteng di kota tersebut.

Ketika belasan banteng buas dikeluarkan dari kandangnya, maka itulah saatnya bagi seluruh peserta untuk berlari menggiring banteng-banteng itu sampai ke dalam arena yang biasa digunakan oleh para matador, sekaligus menghindar dari amukan banteng yang terus mengayun-ayunkan tanduknya.

Festival San Fermin ini menjadi terkenal di seluruh dunia ketika Ernest Hemingway menuliskannya dalam novel “The Sun Also Rises” yang ditulisnya pada 1926.

Selama bertahun-tahun festival ini diadakan, selalu ada korban yang cedera. Pada festival San Fermin 2012 ini, dilaporkan bahwa 5 orang menderita luka-luka yang cukup serius. Salah seorang pelari ditanduk oleh banteng buas ini dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sedangkan, 4 lainnya mengalami memar-memar dan luka goresan akibat terkena tanduk banteng tersebut.

Selain itu, tampak ada satu orang pemuda yang bajunya tersangkut pada tanduk banteng, dan dia sempat terseret beberapa meter, namun bisa melepaskan diri dan berlari menjauh dari banteng tersebut.

Ini adalah festival yang memacu adrenalin para pesertanya karena mereka hanya punya dua pilihan berlari sekencang-kencangnya atau diseruduk oleh hewan yang geram melihat warna merah ini.

Berikut ini adalah video Festival San Fermin ketika sedang berlangsung.

Apakah Anda cukup berani untuk mengikuti festival ini jika sedang berada di Pamplona, Spanyol? Beranikah Anda menyentuh tanduk banteng buas ini?

Telegraph

Comment di sini