Gelombang Panas Melanda Amerika, Suhu Mencapai 100 Derajat

by
July 8th, 2012 at 8:31 am

Huffington Post

Amerika Serikat sempat dilanda badai dahsyat pada minggu lalu yang menewaskan setidaknya 17 orang. Rupanya, dampak buruk badai tersebut masih dirasakan penduduk di beberapa negara bagian AS ini.

Illinois, Wisconsin, Indiana, dan sekitarnya sedang dilanda gelombang panas, sehingga suhu di daerah tersebut mencapai lebih dari 100 derajat Celcius. Misalnya, suhu di wilayah Arkansas tengah mencapai 106 derajat. Gelombang panas ini sudah diramalkan oleh laporan cuaca Philadelphia, dan diduga akan terus memburuk.

Selain gelombang panas yang melanda negara-negara bagian tersebut, beberapa wilayah seperti Illinois dan Wisconsin juga mengalami mati listrik setelah badai, dan belum dapat diperbaiki hingga akhir minggu kemarin.

Bagian tengah Atlantik, yang tidak mengalami mati listrik, sudah diperintahkan untuk menghemat penggunaan air. Sedangkan, pasokan air untuk wilayah Illinois dan Wisconsin sudah dikurangi oleh wilayah Indiana.

Seluruh penduduk di wilayah tersebut melakukan berbagai cara untuk bertahan di suhu mendidih seperti itu. Bahayanya adalah banyak warga di wilayah ini tidak memiliki pendingin di rumahnya, dan tidak adanya pasokan listrik bagi wilayah yang mati listrik. Namun, ada salah seorang warga memberikan ide untuk menghindar dari cuaca panas ini, dengan berdiam di dalam mobil.

Mungkin itu salah satu cara yang dapat dilakukan, tapi sampai berapa lamakah orang dapat bertahan di dalam mobil?

Gelombang panas ini diduga sebagai penyebab meninggalnya 23 orang di beberapa daerah.

Karena tidak tahan dengan cuaca panas yang dahsyat, sekitar 9 orang ditemukan tewas di Maryland, 6 orang lainnya tewas di Chicago, 3 orang tewas di Wisconsin, dan 2 orang tewas di wilayah Tennesse. Sebagian besar korban tewas adalah orang-orang tua yang tidak sanggup bertahan dalam suhu mendidih seperti itu. Bahkan, danau,waduk, dan pohon-pohon pun sudah mengering.

Huffington Post

Inilah keadaan Waduk Morse, Noblesville, Indiana yang mengering. Beberapa perahu tertambat di tanah berlumpur yang sudah kering karena suhu yang sangat panas di wilayah tersebut.

Gelombang panas ini lebih buruk dibandingkan tahun 1964 silam. Mampukah penduduk Amerika Serikat bertahan dalam keadaan buruk seperti ini?

Huffington Post

Comment di sini