Apakah Agama Scientology Termasuk Ajaran Sesat?

by
July 9th, 2012 at 2:55 pm

Nama Scientology sebenarnya telah lama muncul namun istilah ini menjadi semakin populer akhir-akhir ini karena Tom Cruise dikabarkan bercerai dengan istrinya, Katie Holmes, karena ia adalah salah satu penganut Church of Scientology.

Meskipun menggunakan nama “Church” atau “Gereja”, organisasi ini sebenarnya tidak direstui oleh gereja pada umumnya karena ajarannya yang jauh berbeda. Scientology didirikan oleh L. Ron Hubbard, seorang penulis fiksi ilmiah Amerika pada 1952.

Scientology adalah agama tanpa kitab suci dan peribadatan lainnya. Walaupun begitu, banyak artis Hollywood, akademisi, dan politisi yang menjadi penganutnya. Sejumlah nama beken seperti John Travolta, Sharon Stones, Tom Cruise, Jason Lee, dan Nancy Cartwright diketahui merupakan penganut agama ini.

Agama ini tidak mempercayai bahwa Yesus disalib, sebagai penebus dosa, akan bangkit kembali, tidak ada ibadah di gereja dan sama sekali tidak berhubungan dengan Vatikan atau gereja lainnya.

Pusat agama ini ada di Los Angeles, California. Bila diperhatikan, semua gedung agama ini dibangun dengan megah dan mewah tidak ada kesan bahwa gedung tersebut adalah gedung agama.

Ajaran agama ini memiliki tujuan untuk melahirkan kesetaraan dengan thetan (seperti jiwa) sehingga seseorang mendapat kebebasan yang total. Hubbard mengatakan bahwa agama ini cocok bagi para selebritis yang menginginkan kebebasan pribadi serta membuat dunia yang sesuai dengan pandangan dan keinginannya.

Pengikut Scientology mengenal upacara tertentu seperti pernikahan, pemberian nama anak, dan pemakaman.

Dalam praktiknya, lembaga ini mengadakan kursus untuk menggaet para calon selebriti itu dengan harga yang diduga cukup fantastis yaitu sebesar 1000 dolar Amerika per jamnya. Setelah calon selebritis itu berhasil, mereka harus mendonasikan hasil kerja mereka pada gereja dengan nominal yang cukup besar. Komisi 10 persen disediakan agar proses perekrutan calon selebriti lebih populer.

Scientology sebenarnya tidak diterima sebagai agama di negara manapun namun belakangan kehadiran agama nyentrik ini semakin gencar saja. Pada tahun 2007 sebuah majalah Jerman, Der Spiegel, menuliskan bahwa terdapat 8 juta anggota agama ini di seluruh dunia. Di Jerman sendiri diduga ada 6.000 pengikut Scientology.  Sementara itu di Amerika Serikat terdata ada 55.000 pengikut menurut survei tahun 2001 yang dilakukan oleh City University of New York.

Saat Hubbard meninggal tahun 1986, David Miscavige muncul sebagai pengganti. Anggota gereja ini banyak yang mengundurkan diri setelah puluhan tahun menjadi anggota karena penyalahgunaan wewenang dan isu penyiksaan yang dilakukan oleh David. Sebagai agama yang kontroversial, ada juga pihak yang menolak keras dan seringkali mengkritik hadirnya gereja ini seperti Xeno TV dan Grup Peretas ternama, Anonymous.

FBI juga pernah menginvestigasi gereja ini atas berbagai kejahatan yang dituduhkan oleh mantan anggota yang mengungkap berbagai tindak kejahatan yang dilakukan seperti penyiksaan, pemerasan, pelecehan seksual, penyelewengan keuangan,  dan perbudakan.

Akhir-akhir ini semakin banyak anggota Scientology yang mengundurkan diri, baik secara terbuka dan diam-diam. Gereja ini juga pernah terlibat masalah dengan IRS (biro pendapatan Amerika) serta CIA. Kasus itu berhubungan dengan pajak yang tidak dibayar dan tuntutan agar dibebaskan dari pajak. Menanggapi hal ini pemerintah Amerika mengadakan operasi Snow White yang difungsikan untuk mengungkap tindak kejahatan seperti pencurian dokumen negara oleh anggota gereja ini sebagai alat pemeras IRS.

Ajaran agama ini banyak menuai kontroversi namun ada juga jemaat yang masih setia dan menganggap bahwa ajaran inilah yang sesuai dengan pribadi mereka. Pada 2000, Mahkamah Agung Italia memutuskan bahwa Scientology merupakan agama yang memiliki hukum. Negara Eropa lain seperti Swedia, Spanyol, Portugal, Slovenia, dan Kroasia juga mengakui keberadaan agama Scientology. Namun, ada pula negara yang menolak Scientology seperti Kanada, Prancis, Jerman, Yunani, Belgia, dan Kerajaan Inggris.

 

Comment di sini