Ayo, Dorong KPK Turunkan Harga Gula!

by
July 9th, 2012 at 6:33 pm

Rosemary Calvert / Getty Image

Kini, harga gula pasir telah mencapai Rp 14.000 per kilogram. Semula, harganya rata-rata masih di bawah Rp 9.000. Ternyata, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpotensi untuk menurunkan harga gula atau harga kebutuhan pokok lainnya. Bagaimana caranya?

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi menyampaikan bahwa kenaikan harga sembako tidak hanya dipengaruhi oleh hukum ekonomi terkait persediaan dan permintaan (supply dan demand). Menurut Adhie, harga sembako atau komoditas lain di negeri ini masih dikendalikan oleh para mafia yang ingin meraup keuntungan dengan cara ilegal.

Lalu, di mana peran KPK? bukankah hal tersebut wewenang Kepolisian Republik Indonesia (Polri)? Adhie, yang pernah menjabat sebagai juru bicara presiden pada era KH Abdurrahman Wahid, menyatakan bahwa para mafia yang mempengaruhi harga pasar tersebut telah bekerja sama dengan para penguasa di Kementerian Perdagangan, sehingga para mafia bisa berlindung di balik kekuasaan mereka. Dalam proses tersebut, terjadi tindak pidana korupsi secara masif yang membuat rakyat makin menderita.

GIB sendiri telah melaporkan kepada KPK soal dugaan adanya tindak pidana korupsi pada impor 240.000 ton gula mentah. Dugaan korupsi tersebut melibatkan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Wakil Menteri Perdagangan Bayu Khrisnamurti, Direktorat Jenderal Perdagangan LN Deddy Saleh, Direktur Utama PT PPI Heinrich Napitupulu, Direksi PT Jawamanis Rafinasi, Direktur Komersial dan Komoditi LN Hendrix Siregar, dan lain-lain.

Terkait bantahan Mendag dan Wamendag yang menyatakan proses impor raw sugar (gula mentah) tersebut sudah sesuai dengan prosedur, Adhie punya jawaban sendiri. Menurutnya, bantahan tersebut tidak logis. Pasalnya, jika benar tidak ada unsur korupsi atau kolusi pada proses impor gula mentah sebesar 240.000 ton, bisa dipastikan pasar bakal dibanjiri dengan gula. Terlebih, pabrik-pabrik gula dalam negeri juga memasuki musim giling antara bulan Mei dan Juni.

“Logikanya, harga gula pasir di pasar pasti turun hingga Rp 7500 saja per kilogramnya,” ujar Adhie seperti dikutip dari Tribunnews.

Adhie menambahkan, jika KPK mau bergerak cepat merespon laporan GIB, harga gula akan segera kembali normal sekalipun memasuki bulan Ramadhan. Jika KPK memang tidak peduli akan nasib umat Islam yang akan menjalani ibadah puasa, ia berencana untuk mendatangi Komisi VI DPR RI. Menurutnya, Komisi VI juga memiliki wewenang untuk memanggil pihak terkait dan meminta pertanggungjawaban akan melonjaknya harga gula pasir di pasar.

Comment di sini