China Bangun “Kota Hantu” di Angola [Foto]

by
July 9th, 2012 at 2:15 pm

The Inquisitr

Angola memang negara yang terkenal sebagai penghasil minyak mentah yang besar. Namun, perekonomian penduduknya sangat memprihatinkan.

Di Angola, tidak ada warga kelas menegah. Yang ada hanyalah warga yang sangat kaya dan warga yang sangat miskin. Hal ini menunjukkan kalau perekonomian negara Angola tidak merata.

Ibukota Angola, Luanda, dipadati dengan pemukiman kumuh bagi warganya yang sangat miskin. Tetapi perusahaan pengembang China, yaitu China International Trust and Investment Corporation (CITIC) datang ke Angola untuk membangun proyek besar dengan mendirikan sebuah kota di atas tanah seluas 5.000 hektar.

Kota yang sudah dibangun dalam kurun waktu 3 tahun itu menghabiskan biaya sebanyak 3,5 milliar dollar Amerika. Pembangunan yang dilakukan oleh CITIC menghasilkan 750 bangunan apartemen, sekolah-sekolah, ratusan unit pertokoan, stadion, dan fasilitas lainnya.

China melakukan pembangunan ini dengan tujuan untuk meminta timbal balik dari Angola, yaitu penyerahan minyak mentahnya. Dengan kata lain, pembangunan ini bukan semata-mata murni untuk mengembangkan Angola, melainkan untuk melakukan barter dengan minyak mentah yang dihasilkan oleh negara tersebut.

Sayangnya, kota yang dibuat oleh CITIC itu tidak berfungsi seperti yang diharapkan. Meskipun kota tersebut dibangun untuk menampung kapasitas penduduk hingga 500.000 orang, tak seorang pun mau pindah ke kota yang diberi nama Nova Cidade de Kilamba itu. Oleh karenanya, kota tersebut dikenal dengan istilah “kota hantu” karena tak berpenghuni.

Penyebab utama kota Kilamba itu menjadi “kota hantu” adalah harga apartemen yang dibangun di sana sangat mahal, yaitu mencapai kisaran harga antara 120.000 hingga 200.000 dollar Amerika. Sehingga, unit apartemen yang baru laku terjual hanya 220 unit dari ribuan unit yang ditawarkan. Namun, para pembelinya pun enggan untuk pindah ke apartemen baru di kota Kilamba tersebut. Apa yang sebenarnya terjadi di “kota hantu” itu?

Meskipun masih sepi, pemerintah Angola sangat yakin bahwa lambat laun kota “hantu” ini dapat penuh dihuni oleh penduduk Angola.

Di bawah ini adalah beberapa foto “kota hantu” yang sudah selesai dibangun dan diresmikan 1 tahun yang lalu.

The Inquisitr

The Inquisitr

The Inquisitr

The Inquisitr

Comment di sini