Korban Lapindo Jalan 827 km, SBY Belum Pasti Temui

by
July 10th, 2012 at 1:12 pm

Merdeka.com/Imam Buhori

Korban lumpur Lapindo berjalan kaki menuju Istana Merdeka di Jakarta. Pria berusia 44 tahun asal Desa Kedungbendo, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur tersebut telah berjalan melewati 17 kabupaten dan kota sepanjang Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Dia melakukannya untuk satu hal, menuntut keadilan.

Adalah Hari Suwandi, korban Lapindo yang ingin menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia mulai berjalan menuju Jakarta pada 14 Juni 2012. Kini, ia telah semakin dekat dengan Ibukota dan diprediksi akan sampai di Istana Merdeka tepat satu bulan setelah keberangkatannya.

Menurut Juru Bicara Kepresidenan, Julian Pasha, pihak Istana belum mengetahui rencana kedatangan Hari di Istana. Tapi jika benar Hari akan sampai di Istana, tentu akan ditindak lanjuti. Julian juga belum bisa memastikan apakah keinginan Hari untuk menemui SBY dapat terpenuhi atau tidak.

“Nanti kita lihat, apakah ditemui menteri, atau pihak terkait lain,” kata Julian seperti dikutip dari Tempo.

Hari, yang berjalan sejauh 827 kilometer menuju Istana, juga berniat untuk sedikit menambah perjalananya. Ia ingin berjalan menuju Wisma Bakrie dan berharap bisa menemui Aburizal Bakrie. Pria yang merupakan kandidat calon presiden 2014 dari Partai Golkar tersebut merupakan salah satu pemilik PT Lapindo Brantas, perusahaan yang diduga menjadi penyebab banjir lumpur di Porong, Sidoarjo.

Hari bukanlah orang pertama yang berjalan jauh dari desa menuju Istana untuk mencari keadilan. Sebelumnya, seorang pria bernama Indra Azwan. Ia berjalan kaki dari Malang menuju Istana untuk menuntut keadilan atas anaknya yang tewas menjadi korban tabrak lari di mana pelakunya adalah seorang polisi bernama Joko.

Comment di sini