Perempuan Teroris Ini Tengah Siapkan Pasukan Untuk Serang Kafir

by
July 10th, 2012 at 3:21 pm

Telegraph

London (CiriCara)Samantha Lewthwaite, perempuan yang menjadi tersangka teroris diduga tengah berada di Somalia. Ia dikabarkan tengah melakukan perekrutan dan pelatihan pasukan baru untuk serangan teroris atas nama jihad.

Lewthwaite adalah mantan istri salah satu pelaku pengeboman 7/7 di London, Inggris. Dia menjadi tersangka, setelah polisi mengungkap rencana penyerangan terhadap hotel dengan bom kimia. Ia kini menjadi buronan kepolisian Inggris, Kenya, dan Interpol.

Lewthwaite dikabarkan kabur ke pesisir Kenya, Mombasa, pada Desember tahun lalu. Baru-baru ini sebuah blog di laman Muslim Youth Centre menuliskan, Lewthwaite saat ini berada di Somalia. Pasalnya di wilayah Afrika Timur mulai diguncang beberapa serangan teror.

Dalam blog tersebut dituliskan, Lewthwaite dikenal di kalangan teroris sebagai “Dada Mzungu”, yang berarti “saudara putih” dalam bahasa Swahili. Blog yang ditulis oleh seorang perempuan ini juga membeberkan prestasi penyerangan yang dilakukan oleh Lewthwaite selama berada di Afrika.

“Lebih dari lima kali ‘Dada Mzungu’ mengalahkan kaum kafir (non-Islam) di Kenya dan Tanzania,” tulis seorang perempuan Tanzania yang mengaku adalah anggota Muslim Youth Centre, seperti dikutip dari Tempo, Selasa (10/7/2012).

Blog tersebut juga menjelaskan kegiatan Lewthwaite selama di Somalia. Lewthwaite menjadi pemimpin pasukan teror mujahid yang seluruhnya perempuan. Mereka melakukan gerakan penolakan dan melawan kaum kafir di Somalia.

Sementara itu, pihak kepolisian Mombasa membenarkan kabar Lewthwaite tengah berada di Somalia Selatan. Mereka mengaku belum bisa melakukan apa-apa, karena wanita teroris tersebut dalam perlindungan al-Shabaab (tentara Islam militan di Somalia).

“Kami tidak bisa mengatakan dia terkait dengan serangan teroris di Kenya, tapi ini sesuai dengan informasi kami bahwa dia bersama al-Shabaab di Somalia,” ujar seorang pejabat senior lembaga anti-teror Mombasa seperti yang dilansir Daily Mail, Minggu (8/7/2012).

Namun, kepolisian Mombasa mengaku siap menghadapi serangan dari Lewthwaite yang dikabarkan tengah melatih pasukan baru. Pihak polisi Mombasa yakin akan mampu menggagalkan semua rencana teror yang akan dilancarkan wanita 28 tahun itu.

Belum jelas apa tujuan Lewthwaite membentuk dan melatih pasukan baru di Somalia. Apakah benar dia akan melakukan serangan? (YG)

Comment di sini