Warga DKI Bisa “Nyoblos” Tanpa Undangan dan Kartu Pemilih

by
July 10th, 2012 at 10:28 am

(republika.co.id)

Warga DKI tak perlu merasa khawatir karena tanpa undangan atau kartu pemilih, warga DKI Jakarta dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada 2012 besok (Rabu 11 Juli).

Caranya, cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Tapi dengan satu syarat, yaitu namanya harus tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pokja Sosialisasi dan Tungra Sumarno. Ia mengatakan bahwa pemilih dapat menggunakan hak pilihnya selama namanya ada dalam DPT. “Tinggal datang dan menunjukkan KTP asli, jadi tidak harus ada undangan atau kartu pemilih,” ujarnya seperti dikutip dari detikcom.

Kendati demikian, Sumarno tetap berharap bahwa distribusi kartu pemilih berjalan dengan lancar. Ia juga mengimbau agar para petugas tidak menunda-nunda pekerjaan. Menurutnya, jika proses penyebaran kartu pemilih dan undangan pemilihan gubernur (pilgub) tertunda, maka berpotensi akan dipolitisasi.

Sebelumnya, banyak berita beredar bahwa keluarga salah satu calon gubernur DKI Jakarta Hendardji Soepandji yang belum mendapat kartu pemilih pada H-2. Ketika itu, Hendardji mengungkapkan bahwa tidak hanya keluarganya yang belum mendapat kartu pemilih, melainkan juga para pendukungnya yang tersebar di 5 wilayah DKI.

Sumarno tentunya tidak ingin hal serupa terjadi. Karena itu ia menghimbau agar para petugas mempercepat proses penyebaran kartu pemilih dan undangan pemilihan gubernur.

Comment di sini