6 Jenis “Dosa” Pengguna Kartu Kredit

by
July 12th, 2012 at 4:25 pm

CiriCara.com – Di zaman yang serba instan ini, banyak bank yang menawarkan kartu kredit dengan syarat yang mudah. Hal ini bertujuan agar orang tidak lagi menggunakan uang tunainya dan lebih memilih untuk bergantung pada kartu kredit.

Orang awam berpikir bahwa menggunakan kartu kredit memiliki banyak keuntungan. Salah satunya adalah dapat membeli barang yang diinginkan dengan mencicilnya meski sedang tidak ada uang di tangan.

Justru, hal inilah yang seringkali membuat banyak orang terbelit utang kartu kredit yang sangat tinggi.

Berikut ini adalah 6 hal lain yang menjerat orang dalam utang kartu kredit yang mencekik.

1. Menghabiskan batas kartu kredit

Baru sekali mengajukan permohonan untuk membuat kartu kredit pada salah satu bank, lalu Anda langsung menghabiskan limit-nya dalam waktu kurang dari 1 bulan? Jika Anda melakukannya, maka Anda memang orang yang “rakus”. Itu namanya tidak bijak dalam menggunakan kartu kredit. Inilah yang dapat mengakibatkan para pengguna kartu kredit menumpuk utangnya.

2. Mengabaikan tagihan kartu kredit

Tidak ada salahnya untuk memeriksa ulang setiap kali tagihan bulanan kartu kredit Anda dikirim ke rumah. Memang, laporan tagihan bulanan itu sesuai total yang Anda belanjakan, tapi bisa saja laporan pemakaian kartu kredit Anda salah nominalnya. Kelalaian seperti ini juga sering terjadi, sehingga mengakibatkan tagihannya terus menumpuk walaupun Anda merasa tidak memakainya dalam nominal yang sebesar itu.

Selain itu, dengan adanya kemudahan membayar tagihan kartu kredit melalui rekening tabungan yang dapat diatur secara otomatis setiap bulannya, membuat para penggunanya menjadi acuh tak acuh terhadap tagihan pemakaian bulanan kartu kredit.

3. Membuat kartu kredit dari berbagai bank

Seringkali, orang yang baru pertama kali merasakan kemudahan berbelanja dengan menggunakan kartu kredit, tergoda untuk mengajukan permohonan untuk membuat kartu kredit pada bank lain. Biasanya, tiap-tiap bank menawarkan promo yang berbeda dengan kartu kreditnya. Hal ini bertujuan untuk membuat orang tertarik membuat kartu kredit dari bank tersebut. Semakin banyak kartu kredit yang Anda miliki, maka semakin banyak utang yang harus Anda bayarkan.

4. Mengambil uang tunai dengan kartu kredit

Kartu kredit tidak hanya menawarkan kemudahaan untuk mencicil barang-barang yang ingin Anda beli, tapi mereka juga menyediakan fasilitas cash advance, dimana penggunanya dapat menarik uang tunai dengan kartu kredit tersebut. Nominal yang Anda tarik akan masuk ke dalam tagihan bulanan kartu kredit Anda.

5. Menggunakan kartu kredit di luar kemampuan

Kadangkala, orang yang ingin mengajukan pinjaman kartu kredit tidak melihat pada kemampuan dirinya terlebih dahulu. Sebagian besar orang membuat kartu kredit karena ingin dapat promo harga tiket pesawat murah, atau promo-promo lainnya. Mereka tidak menyadari kalau menggunakan kartu kredit dengan limit yang tinggi maka mereka harus membayar dengan harga yang tinggi pula.

6. Menutup kartu kredit

Sebagian besar orang berpikir, dengan menutup kartu kredit tersebut maka utang-utang yang tidak dapat dibayar, menjadi lunas seketika. Jika Anda termasuk orang yang berpikir seperti itu, maka Anda salah. Untuk berhenti menggunakan kartu kredit, Anda harus melunasi jumlah tagihan terlebih dahulu. Jika belum lunas, maka kartu kredit tersebut tidak dapat ditutup begitu saja. Itulah sebabnya masih ada orang yang terbelit utang meski kartu kreditnya sudah ditutup.

Itulah 6 kesalahan dan kelalaian yang sering dilakukan oleh para pengguna kartu kredit sehingga kartu kredit dinilai sebagai hal yang menyengsarakan. Sebenarnya, orang-orangnya saja yang kurang waspada dan bijaksana dalam menggunakannya.

Setelah membaca artikel ini, semoga Anda lebih memperhatikan pola pemakaian kartu kredit Anda agar tidak terbelit utang kartu kredit yang tinggi. (YK)

MSN

Comment di sini