Heboh Ada Emas di Penggalian Sumur di Bandung

by
July 12th, 2012 at 9:33 am

Ilustrasi

Bandung (CiriCara.com) – Warga kampung Ciganda, Desa Rende, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, dihebohkan dengan penemuan batu yang diduga emas. Sejak dua hari terakhir sejumlah warga mulai datang dan berkerumun ke lokasi penemuan batu tersebut.

Awalnya kabar penemuan adanya emas itu tersebar dari mulut ke mulut. Kabarnya, ada batu yang diduga mengandung emas dan intan yang temukan oleh seorang warga bernama Daday yang berprofesi sebagai penggali sumur.

Saat itu, Caca (53) dan Daday (31) tengah melakukan penggalian tanah untuk dijadikan sumur di tanah milik pasangan Kokom Komariah (67) dan Tatang (71), Senin (9/7/2012) lalu. Rencananya, tanah yang ada di sebuah kebun tersebut akan dibangung sebuah rumah milik Tatang.

Menurut penuturan Daday, penggalian tanah itu awalnya berjalan normal. Pada kedalaman 1 meter, tanah yang digali tersebut masih berwarna cokelat. Hingga kedalaman 2 meter tanah tersebut mulai berubah warna menjadi hitam seperti aspal.

Setelah 8 meter penggalian, Daday secara tidak segaja menghantam sebuah batu dengan linggisnya. Batu yang dihantam keras itupun pecah dan sempat mengeluarkan bercak dan terlihat berkilau. Namun, Daday mengaku tidak menghiraukannya dan menganggap itu batu biasa.

“Saya tidak menyangka jika batu yang pecah itu dianggap mengandung emas. Saat itu, saya hanya terus saja bekerja,” ungkat Daday seperti dikutip dari Tribunnews, Kamis (12/7/2012).

Karena tidak ada tanda-tanda mata air di dalam tanah, Daday dan ayahnya pun menghentikan penggalian. Karena tidak ada air, beberapa warga yang lewat pun meledek Daday. Dari bercandaan itulah kabar ditemukan emas menyebar luas kepada warga.

“Airnya memang tidak ada. Tapi kalau batu-batu yang berkilau ada. Dan saya menemukan sendiri batunya memang berkilau,” ucap Daday saat meladeni ledekan warga.

Karena mendengar adanya batu berkilau, lanjut Daday, warga pun menyebarkan berita kalau ada emas. “Padahal, saya tidak mengatakan ada emas,” ujar Daday.

Hingga keesokan harinya, lokasi penggalian Daday pun diserbu oleh sejumlah warga. Daday kaget, dan mengira kalau di sumur tersebut ada orang yang terjatuh. Tapi setelah ia mendekat, ternyata warga sedang heboh membicarakan batu berkilau yang ia temukan.

Sementara itu, Tatang pemilik lahan mengaku tidak mengetahui jika tanahnya diduga mengandung logam mulia seperti emas atau berlian. Ia mengaku hanya menyuruh Daday menggali tanah untuk membuat sumur bukan untuk menggali emas.

Tatang mengaku kaget saat mendengar kabar adanya emas di tanah miliknya. Ia juga tidak menyangka tanah miliknya itu menjadi tontonan sejumlah warga yang datang dari luar kampung Ciganda.

Karena merasa khawatir, Tatang pun akhirnya melakukan penutupan dilokasi penggalian dengan bambu. Ia juga sudah meminta bantuan kepada pihak yang berwajib untuk melakukan pengamanan. Pasalnya, ada sejumlah warga yang memaksa masuk ke lubang sumur yang masih kering tersebut.

“Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Tatang kepada wartawan, Rabu (11/7/2012).

Menurut Tatang, kabar dugaan ditemukannya emas itu belum terbukti. Ia menjelaskan akan meminta bantuan pihak BMKG untuk melakukan penyelidikan terhadap tanahnya. Nantinya dua buah batu temuan itu akan jadi bukti.

“Kalau misalkan memang terbukti ya syukur, kalau nggak juga nggak apa-apa,” ungkap Tatang. (YG)

Comment di sini