Ini Tuntutan Demo Buruh KSPI

by
July 12th, 2012 at 2:35 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Seperti yang sudah diketahui, Kamis (12/7/2012) hari ini sekitar puluhan ribu buruh se-Jabodetabek datang menyerbu beberapa lokasi di Jakarta. Ribuan buruh itu berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia (HI), kemudian mulai berjalan ke Istana Negara dan gedung DPR.

Ribuan masa buruh tersebut tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Akibat aksi demo buruh ini, sejumlah ruas jalan mengalami kemacetan total dan tidak bisa dilewati kendaraan. Lalu, apa tuntutan para buruh itu?

Para buruh yang mengenakan pakaian serba hitam itu menuntut agar pemerintah mau menghapus sistem kerja outsourcing (kerja kontrak) dan upah murah. Pasalnya upah minimum yang didapat sekarang masih kurang untuk memenuhi kebutuhan hidup para buruh.

Presiden KSPI, Said Iqbal mengungkapkan, aksi tersebut merupakan respons awal atas sikap Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar yang memaksa menerbitkan Peraturan Pelaksanaan Tahapan Pencapaian Kebutuhan Hidup Layak. Padahal hal itu bertentangan dengan kenyataan yang dihadapi buruh.

“Dengan dipaksakannya penerbitan itu, maka secara nominal para pekerja akan tetap tidak bisa hidup layak dan harus terus berutang,” tegas Iqbal seperti dikutip dari Kompas, Kamis (12/7/2012).

Iqbal lebih lanjut menuturkan demo buruh ini adalah wujud dari teguran untuk pemerintah yang mulai lalai dalam melindungi para pekerja. Iqbal mengatakan bahwa pihaknya secara tegas meminta pemerintah untuk menghentikan ‘politik upah murah’ dan berikan upah yang layak.

“Hapus pasal pentahapan yang gagal dijalankan selama lima tahun, upah minimum minimal 100 persen KHL (Kebutuhan Hidup Layak), upah minimum sektoral minimal 10 persen dari UMK,” lanjutnya.

KPSI mengaku telah menyiapkan 50.000 buruh untuk ikut serta dalam demo hari ini. Nantinya masa itu akan terbagi menjadi dua yakni, di Istana Negara dan depan gedung DPR. Saat ini pergerakan masa sudah mencampai di jalan depan Istana Negara. Sejumlah kendaraan tidak bisa melewati jalan itu karena sudah ditutup. (YG)