Pilkada DKI: Riwayat “Perang Sindiran” Jokowi vs Foke

by
July 12th, 2012 at 6:12 pm

KasKus

Jakarta (CiriCara.com) - Secara mengejutkan, pasangan Jokowi-Ahok berhasil menjungkirbalikkan hasil survei yang menjagokan Foke-Nara. Padahal, hasil survei menunjukkan bahwa calon incumbent merupakan kandidat dengan elektabiltas paling tinggi.

Pertarungan seru kedua pasangan ini tidak hanya di atas kertas hasil survei. Sindiran tajam selama masa kampanye pun terjadi bersahut-sahutan. Apa saja komentar dan sindiran mereka? mari kita simak berikut ini seperti dikutip dari harian Tempo.

Macet

Jokowi memandang bahwa untuk menyelsaikan masalah kemacetan, diperlukan komitmen yang serius.

“Ini hanya masalah komitmen untuk menyelesaikan masalah. Kalau masalah macet ya harus selesaikan dulu lewat alokasi anggaran.”

“Masalah utama, harus terjun sendiri. jangan di belakang meja, itu tidak bisa.” (15 Januari 2012)

Banjir

Menurut Jokowi, untuk mengatasi kebanjiran tersebut diperlukan penanganan secara langsung. Mengecek pelaksanaan proyek secara langsung setiap hari.

“Kalkulasi banjir butuh duit berapa, tinggal panggil pelaksananya. Kalau APBD tidak bisa menutupi, panggil investor. Pelaksanaan proyek harus dicek setiap hari karena pasti ada masalah di lapangan dan itu harus ditangani sendiri.” (15 Januari 2012)

Esemka

Foke ikut berkomentar karena maraknya pemberitaan media. Ia mengatakan bahwa siswa SMK di Jakarta berkarya lebih dari mobil Esemka, mereka bisa membuat pesawat terbang dan laptop.

“Mungkin saya kurang bisa jualan di media seperti sebelah,” sindirnya. (13 Januari 2012)

“Bukan di Solo doang murid SMK bisa bikin mobil. Di Jakarta juga.” Lalu dia menyindir bahwa ia tidak akan mempromosikan produk yang belum diuji kelayakan.(1 Februari 2012)

“Sayang kalau sampai orang (daerah) lain yang jadi (gubernur). Nanti kalau Jakarta acak-acakan dia bisa saja minta berhenti, pulang ke kampungnya,” sindir Foke. (10 Maret 2012)

Koridor Busway

Jokowi menyindir lambannya pembangunan koridor Busway. Menurutnya, sudah ada 10 koridor sebelum Foke menjabat.

“Masak selama lima tahun sampai tahun ini koridor yang dibangun cuma satu?” sindirnya. (24 Juni 2012)

Sejarah perang sindiran tersebut kemungkinan belum berakhir sampai di sini karena mereka masih akan memperebutkan kursi DKI 1 pada 20 September mendatang. (dd)

Comment di sini