Kereta Layang Bekasi-Slipi Butuh RP 10 Triliun

by
July 13th, 2012 at 5:16 pm

Hiroshi Watanabe / Getty Image

Jakarta (CiriCara.com) - Proyek pembangunan kereta layang dari Bekasi menuju Slipi diproyeksikan akan membutuhkan anggaran sekitar Rp 10 Triliun. PT Hutama Karya Persero (HK) mengatakan bahwa rencana pembangunan kereta layang sejauh 22 kilometer tersebut akan sangat membantu memecahkan masalah kemacetan Jakarta.

Direktur Utama HK, Tri Widjajanto Joedosastro mengatakan bahwa mereka berharap konstruksi pembangunan kereta layang tersebut disediakan melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Salah satu alasan penggunaan APBN tersebut adalah karena setelah disubsidi, harga tiketnya akan ditekan menjadi hanya Rp 9.000.

Ia juga menambahkan bahwa kereta layang tersebut menggunakan model transportasi intermoda. Model ini akan menggabungkan seluruh konsep transportasi darat. Selain itu, untuk mewujudkan pembangunan kereta layang Bekasi-Slipi, HK akan bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

Kereta layang tersebut direncanakan akan dibangun hingga menuju Bandara Soekarno-Hatta. Pembangunan akan dimulai dari Bekasi-Slipi, kemudian Bogor-Cawang-Slipi, Slipi-Serpong, serta Serpong-Bandara Soekarno-Hatta.

Tri juga menyebutkan bahwa transportasi tersebut nantinya akan terintegrasi dengan kereta listrik (KRL), Busway, hingga Mass Rapid Transit (MRT). Selain itu, pembangunannya juga dipastikan tidak akan mengganggu para pengguna jalan tol karena menggunakan median jalan tol yang belum dimanfaatkan.

Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan yang telah melihat kosep kereta layang HK mengaku terkesan dengan rencanapembangunan tersebut. Ia juga yakin bahwa kereta layang ramah lingkungan bertenaga cahaya matahari (solar cell) ini akan mampu mengatasi kemacetan Jakarta. (dd)

Comment di sini