CiriCara: Cara Merencanakan Keuangan Keluarga

by
July 15th, 2012 at 1:00 pm

CiriCara.com - Kebiasaan menabung harus dilakukan sedari kecil hingga hidup berkeluarga. Mengatur keuangan keluarga tentu saja berbeda dan lebih sulit ketimbang keuangan pribadi karena melibatkan kepentingan dua orang bahkan lebih jika sudah punya anak. Jangan khawatir karena mengatur keuangan keluarga juga ada triknya.

1. Menentukan tujuan

Berdiskusi dengan pasangan mengenai apakah yang ingin dicapai sebagai sebuah keluarga. Jangan lupa mendiskusikan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut dan waktu yang diperlukan. Saat seperti ini biasanya akan ada pemotongan anggaran untuk pos pengeluaran lain.

Dengan adanya kesepakatan dari awal, pengaturan keuangan bersama jadi lebih mudah seperti rencana membeli rumah dan tabungan pensiun. Berkompromi dan meninggalkan sikap egois adalah kunci keharmonisan keluarga.

2. Saling memahami

Mendiskusikan keuangan keluarga bisa menimbulkan masalah sehingga banyak juga yang malah menyembunyikan masalah sensitif ini dari pasangan. Jika ingin membicarakan masalah finansial, hal yang perlu dilakukan adalah saling memahami keinginan masing-masing. Walaupun sebagai satu keluarga, tiap individu pasti ingin memiliki keinginannya sendiri. Dengan begini menentukan jatah uang masing-masing jadi lebih mudah. Anda juga bisa mengendalikan pengeluaran keluarga agar tidak boros.

3. Saling mengakomodasi

Memiliki kebiasaan yang berbeda bukanlah alasan untuk tidak mengatur keuangan bersama. Saat tujuan telah ditetapkan, ajak pasangan untuk mulai menyisihkan uang. Sebagai contoh saat Anda memiliki pasangan yang boros, Anda bisa menjadi pasangan yang lebih hemat. Buat komitmen bersama pasangan bahwa sebagian penghasilan akan ditabung sebesar 10 hingga 25 persen serta hanya akan berbelanja untuk barang yang dibutuhkan saja bukan yang diinginkan. Saat pasangan ingin membeli barang yang agak mahal, ia harus berkonsultasi dengan Anda terlebih dahulu.

Agar pembicaraan yang sensitif ini bisa berjalan lancar, Anda perlu memperhatikan cara-cara berikut ini:

a. Saat akan berbicara mengenai masalah ini, carilah waktu yang santai tanpa beban masalah yang lain. Pembicaraan akan lebih fokus.

b. Menggunakan gaya bahasa yang tidak menyakiti perasaan atau terkesan menyalahkan. Seperti saat pasangan mulai lebih boros, ingatkan dia akan tabungan dengan berkata “kok tabungannya belum nambah lagi ya?” atau ”uang pensiunan kita masih kurang nih”. Kalimat seperti ini lebih enak didengar daripada langsung mengatakan “kamu jangan boros”.

c. Ketika berbicara dengan pasangan, Anda bisa mencoba untuk terlihat lebih mengapresiasi apa yang dikatakannya. Menginterupsi atau memotong pembicaraan adalah larangan yang pertama.

d. Saat tujuan sudah tercapai, rayakan keberhasilan asal tidak mengganggu kondisi keuangan.

Cara mengatur keuangan dua orang memang tidak mudah. Saling memahami dan menjauhkan sikap egois adalah cara agar tujuan bersama bisa tercapai. Pertama kali berbicara dengan pasangan mengenai keuangan memang sensitif, pastikan Anda memulainya di saat yang tepat.  (GT)

Comment di sini