Jangan Takut Adukan Korupsi! SMS ke 1575

by
July 16th, 2012 at 4:40 pm

Ilustrasi

Jakarta (CiriCara.com) - Masyarakat kini bisa lebih aktif dalam memerangi korupsi di Indonesia. Pasalnya pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menyediakan nomor khusus SMS pengaduan korupsi di nomor 1575. Jadi, jangan takut untuk melapor.

Layanan pengaduan via short message service (SMS) ini terwujud berkat kerja sama antara KPK dengan 10 operator telpon seluler di Indonesia. Nantinya semua laporan yang masuk ke nomor 1575 akan diterima langsung oleh pihak KPK.

“Masyarakat dengan menghubungi nomor 1575 akan memberitahukan isu mengenai korupsi,” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto kepada wartawan seperti dikutip dari Jurnal Nasional, Senin (16/7/2012).

Adapun 10 operator seluler tersebut adalah Telkom, Bakrie Telkom, Smart Fren Telekom, Axis, Smart Telkom, Telkomsel, Indosat, XL Axiata, Sampurna Telekomunikasi, dan Hut Chison Telekomunication. Layanan pengaduan ini sudah bisa diakses masyarakat mulai hari ini, Senin (16/7/2012).

Bambang menuturkan, kerja sama antara KPK dengan operator ponsel tersebut adalah bukti pemersatu antara pihak swasta dengan pemerntah dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya pihak swasta (operator ponsel) bisa jadi bagian penting dari pemerintah untuk memberantas korupsi.

Dengan terealisasinya kerja sama operator seluler dengan pihak KPK ini, diharapkan korupsi bisa segera diberantas, baik tingkat desa sampai pemerintah pusat. Dengan kerja sama ini, lembaga pemberantas korupsi, KPK telah terhubung dengan lebih dari 220 juta orang pengguna telepon seluler di Indonesia.

Lalu, bagaimana dengan tarif SMS pengaduan korupsi ini?

Rahmat Junaidi, perwakilan PT Bakrie Telekom TBK, mengatakan bahwa tarif SMS pengaduan korupsi lewat nomor 1575 sama dengan tarif SMS biasa sesuai dengan tarif operator masing-masing. Menurutnya kebijakan berbayar ini untuk menghindari adanya penyalah gunaan layanan.

“Kita tidak bisa gratiskan karena membangun tanggung jawab,” kata Ramat.

Rahmat menjamin, perusahaannya tidak akan membuka data pelapor yang disampaikan melalui SMS di nomor 1575, kecuali atas perintah dan izin dari pihak terkait (KPK). Pasalnya, yang diperbolehkan untuk membuka data di nomor 1575 adalah KPK, Kejaksaan dan Kepolisian.

Setelah ada layanan SMS pengaduan korupsi di nomor 1575, apakah Anda berani melapor demi kemajuan negara? (YG)

Comment di sini