Khusus Hari Pertama Puasa, Sekolah di Jakarta Libur

by
July 17th, 2012 at 1:46 pm

BeritaJakarta

Jakarta (CiriCara.com) – Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan meliburkan sejumlah sekolah di Jakarta pada hari pertama puasa Ramadhan yang jatuh pada, Jumat (20/7/2012). Nantinya sekolah akan kembali masuk pada hari, Senin 23 Juli 2012.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, libur awal Ramadhan itu bertujuan untuk memudahkan siswa beradaptasi saat puasa. Karena ketika mulai puasa, banyak siswa yang mengaku malas untuk bersekolah.

Taufik lebih lanjut menjelaskan bahwa setelah libur di hari pertama puasa, kegiatan belajar mengajar akan kembali aktif. Hanya saja, jam pelajaran akan mengalami perubahan berupa pemotongan 5-10 menit setiap pelajarannya.

Jadi, jika semula pelajaran untuk siswa SD dijatah 40 menit tiap mata pelajaran, maka akan menjadi 30 menit per pelajaran. Sedangkan untuk SMP dan SMA yang semula 45 menit per mata pelajaran, akan menjadi 35 menit per pelajaran. Perhitungan waktu tersebut hanya berlaku pada bulan Ramadhan saja.

Sementara untuk jam masuk sekolah, Taufik mengatakan tidak ada perubahan. Tapi, karena ada pemotongan waktu pelajaran, maka jam pulang sekolah bisa lebih awal 5-10 menit tergantung dari kebijakan sekolah.

Taufik menjeleskan, khusus untuk sekolah yang masuk enam hari dalam seminggu kegiatan-belajar mengajar akan berlangsung lebih singkat. Jam masuk sekolah pagi pukul 06.30-12.15 WIB dan sekolah petang akan masuk pukul 10.15-16.00 WIB.

Sementara untuk sekolah yang masuk lima hari dalam seminggu, Taufik mengatakan bahwa sekolah pagi masuk pukul 06.30-13.30 WIB. Untuk sekolah siang masuk pukul 09.00-16.30 WIB, jam ini berlaku khusus bulan Ramadhan saja.

Taufik berharap agar para peserta didik tidak bermalas-malasan karena alasan sedang puasa. Apalagi saat ini pihak sekolah sudah menyediakan jam khusus untuk bulan Ramadhan. Jadi, tidak ada lagi alasan untuk malas sekolah.

“Sekolah yang biasa tadarus 15 menit silakan dilanjutkan, kalau perlu ditingkatkan, shalat Dhuha, shalat Dzuhur berjamaah, hingga tausiyah atau ceramah singkat perlu dilakukan,” katanya seperti dikutip dari Berita Jakarta, Selasa (17/7/2012).

Untuk libur Lebaran, para siswa akan menikmati libur panjang selama 12 hari. Dengan rincian, enam hari sebelum hari Lebaran dan enam hari sesudah hari Lebaran atau hari raya Idul Fitri. (YG)

Comment di sini