Mahasiswa UI yang Hilang Ternyata Korban Cinta Buta

by
July 18th, 2012 at 8:54 am

Koran Jakarta

Depok (CiriCara.com) – Mahasiswi UI yang dikabarkan hilang itu ternyata menginap di warnet. Nurul Fitriyah adalah mahasiswi Program Apoteker Fakultas Farmasi UI angkatan 2007. Gadis yang telah dikabarkan hilang hampir satu bulan sejak tanggal 16 Juni 2012 itu telah kembali ke rumah kosnya setelah diperiksa di Kepolisian Resor Kota (Polresta) Depok pada hari Senin (16/7) lalu.

Gadis yang akrab dipanggil Pipit ini mengaku mengambil langkah seperti ini karena cintanya dipermainkan oleh lelaki yang ternyata pamannya sendiri. Aiptu Bagus Suwardi, Kepala Bagian Hubungan Kemasyarakatan Polresta Depok, mengatakan bahwa Nurul marah, kesal, dan juga dongkol karena ia merasa telah dicampakkan oleh orang yang ia sayangi.

Aiptu ini juga mengungkapkan bahwa Pipit adalah seorang gadis yang tertutup. Ia hanya menyimpan masalah yang ia hadapi sendiri. Karena ia merasa tidak ada yang cocok untuk dijadikan tempat mencurahkan hati, akhirnya ia pergi menyendiri agar merasa tenang.

Walaupun Pipit menjalin asmara dengan pamannya, ia belum pernah menerjang batas-batas dalam berpacaran. Ia merasa bahwa perasaan yang ia rasakan untuk pamannya adalah aib bagi keluarga besarnya. Pipit yang sudah terlanjur jatuh cinta pada pamannya menjadi marah dan kesal namun begitu, ia masih menyimpan perasaan untuk pamannya.

Pada tanggal 16 Juni 2012 akhirnya Pipit bersembunyi di warnet. Ia berpindah dari satu warnet ke warnet yang lain. Ia pernah tinggal di warnet yang terletak di Jalan Margonda raya, The Patch. Di dalam warnet ini ia biasanya chatting dengan orang yang tidak dikenal atau mengunduh video-video Kpop Korea. Apabila sudah merasa jenuh, ia berjalan-jalan di ITC Depok.

Pipit melakukan hal ini sampai ia ditemukan Polisi pada tanggal 16 Juli 2012. Saat ditemukan, Nurul langsung diperiksa selama 10 jam. Pemeriksaan pun dilanjutkan keesokan harinya (17/7). Pihak kepolisian juga menerjunkan spesialis untuk melihat kesehatan Pipit. Aipda Linda Wati mengatakan bahwa memang ada tekanan batin dalam diri Pipit namun ia sehat dan bisa diajak bicara.

Kuliahnya di UI masih akan dipertimbangkan karena ia memang telah ketinggalan dalam hal pelajaran, namun pihak UI sendiri akan membantu Pipit menyelesaikan kuliahnya. Staf Humas Fakultas farmasi UI, Raditya, mengatakan bahwa status Pipit masih mahasiswa dan akan dibantu untuk melanjutkan studinya.

Raditya juga mengatakan bahwa Pipit adalah orang yang pintar sehingga pihak fakultas akan memfasilitasi ketinggalan Pipit namun semua itu tergantung pada keinginan Pipit sendiri. Raditya berharap agar Pipit bersedia melanjutkan kuliahnya. (GT)

Comment di sini