Pemuda Lakukan Tendangan Melayang, Pria Sadis Tumbang di China [Video]

by
July 18th, 2012 at 4:15 pm

Guiyang (CiriCara.com) – Pada hari Senin (2/7/12) lalu, ada sebuah insiden mengerikan terjadi di Universitas Guizhou Normal yang terletak di Guiyang, provinsi Guizhou, China.

Universitas ini tiba-tiba didatangi oleh orang asing yang memegang pisau sepanjang 70 cm sambil berlari menerobos masuk ke arah kantin. Para petugas yang berjaga saat itu, tidak tinggal diam. Mereka berusaha mengejar untuk menghentikan pria yang tak dikenal asal-usulnya ini.

Akan tetapi, 2 orang penjaga malah menjadi korban pria yang disebut-sebut mengalami gangguan jiwa ini. Mereka adalah Ni Bing (48) dan Han Yimin (49). Ketika penjaga-penjaga lainnya mulai kewalahan menghadapi kebrutalan pria asing ini, tiba-tiba ada seorang pemuda datang dengan jurus tendangan melayangnya dan langsung menumbangkan pria asing yang membawa pisau itu.

Setelah pria tersebut terjatuh, maka orang-orang yang melihat kejadian itu langsung menyerbu si pria sadis dengan pukulan, tendangan, bahkan ada yang menghajarnya dengan menggunakan benda keras.

Menurut kesaksian beberapa pihak, pemuda yang mengeluarkan jurus kung-fu itu bernama Zhang Huaiqian. Dia lebih sering disebut sebagai Flying Kick Brother oleh para pengguna media online.

Zhang menjadi pahlawan pada peristiwa tersebut, berkat jurus tendangan melayangnya, keadaan bisa kembali aman terkendali.

Jika dilihat dalam video yang merekam kronologis kejadian itu, tampak dari kaca spion mobil bahwa Zhang menunggu saat yang tepat untuk beraksi melumpuhkan penjahat sadis itu.

Aksi yang dilakukan Zhang ini seperti skenario dalam film-film kung-fu.

Berita terakhir yang dilaporkan oleh China Central Television menyatakan bahwa kedua penjaga kampus tersebut tewas di rumah sakit, tempat mereka dirawat karena luka tusukan yang begitu banyak. Selain itu, ada satu orang penjaga lainnya yang menderita luka parah dan masih dalam perawatan.

Berikut ini adalah rekaman video peristiwa sadis di Universitas Guizhou Normal

(YK)

Huffington Post

Comment di sini