Muslim Amerika Kampanyekan Boikot Kurma Israel

by
July 19th, 2012 at 2:39 pm

Chicago (CiriCara.com) – Setiap kali bulan Ramadhan datang, umat muslim banyak yang mencari kurma untuk jadi makanan pembuka di buka puasa. Namun di Amerika Serikat, masyarakat muslimnya menolak membeli kurma dari Israel. Kenapa?

Organisasi Muslim Amerika untuk Palestina (AMP) menyerukan boikot kurma produk Israel. Mereka meminta semua umat Islam di Amerika untuk tidak membeli kurna tersebut. Boikot ini disampaikan di konferensi pers di Dewan Organisai Islam, Chicago, Rabu (18/7/2012).

Direktur Nasional Program AMP, Awad Hamdan menuturkan bahwa kurma adalah bagian dari bulan Ramadhan. Namun, kurma yang dijual Israel adalah kurma yang tidak baik karena ditanam di wilayah milik Palestina yang dijajah.

Di Amerika sendiri, awal Ramadhan 1433 H jatuh pada Jumat 20 Juli 2012. Mengingat semakin dekat dengan Ramadhan, AMP pun segera melakukan boikot terhadap kurma Israel itu. Pasalnya Israel telah menjajah sebagian besar wilayah Palestina (mayoritas penduduknya umat Islam).

Awad menjelaskan bahwa kurma Israel itu ditanam di wilayah rampasan dari Palestina. Saat ini kaum Yahudi (Israel) telah mengambil hampir separuh kawasan Tepi Barat, Palestina. Tidak hanya itu, Israel juga telah mendominasi aliran air demi permukiman warga dan perkebunan kurma.

Seruan AMP itu telah diikuti oleh warga Arab dan muslim Amerika. Mereka yang memiliki toko sayur dan buah telah menolak kurma Israel masuk ke toko mereka. Meskipun demikian, AMP tetap memberikan kebebasan kepada umat muslim untuk memilih kurma kesukaan mereka.

Di Amerika, kurma Israel mempunya beberapa nama yakni, Jordan River, Jordan River Bio-tops, dan King Solomon. “AMP meminta semua orang untuk menolak membeli kurma dari Hadiklaim (kurma dari Israel),” kata Awad.

Awad menyarankan muslim Amerika untuk membeli kurma produk dalam negeri ketimbang membeli kurma Israel. Selain sebagai wujud kepedulian untuk Palestina, menurutnya membeli kurma dalam negeri juga bisa membantu meningkatkan ekonomi negara.

Sementara itu pemilik Toko Halal di Sacramento, Jamil Morrar mengatakan bahwa sebagian besar perusahaan Israel mengeskpor kurmanya ke Amerika. Namun, kurma Israel itu kebanyakan di tanam di wilayah Tepi Barat yang mereka rebut dari Palestina.

Jamil menyimpulkan siapapun yang membeli kurma Israel, artinya dia mendukung penjajahan kamu Yahudi (Israel) terhadap umat Islam (Palestina). Karena itulah, ia tidak menjual kurma Israel di tokonya.

Saat ini seruan boikot kurma Israel memang sedang mendunia. Kini boikot itupun telah menjadi kampanye Nasional Ramadhan 2012 yang bertemakan This Ramadan Make a Date With Justice: Choose Occupation-Free Dates.

Comment di sini