NU Prediksikan Awal Ramadhan Jatuh Pada 21 Juli 2012

by
July 19th, 2012 at 1:54 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Awal Ramadhan 1433 Hijriyah/2012 kini masih menjadi pertanyaan besar banyak masyarakat. Apalagi pemerintah terlihat lambat dan baru akan menggelar sidang isbat sore nanti. Lalu bagaimana dengan versi Nahdlatul Ulama (NU)?

Ketua Lajnah Falakiyah PBNU, K.H. A. Ghazalie Masroeri mengatakan bahwa NU memprediksikan awal Ramadhan jatuh pada hari Sabtu 21 Juli 2012. “NU telah memprediksi awal Ramadhan, tapi bukan berarti NU telah menetapkan tanggal itu. Ini penting disampaikan,” katanya seperti dikutip dari Tempo.

Kiai Ghazalie menjelaskan NU telah melakukan perhitungan menggunakan metode ilmu hisab yang paling modern. Dari perhitungan tersebut awal puasa Ramadhan diprediksikan jatuh pada hari Sabtu depan.

“NU menggunakan hisap yang tahkiki, tadzkiki, ashri,” kata Kiai Ghazalie.

Ghazalie menjelaskan berdasarkan metode rukyah modern, posisi hilal pada saat dilakukan rukyatul hilal pada Kamis, 19 Juli 2012 atau 29 Syaban 1433 H baru berada pada ketinggian 1 derajat 38 menit di atas ufuk. Dengan kata lain hilal dinyatakan belum imkanur rukyat atau belum bisa dilihat sehingga tidak mungkin dapat dirukyat.

Ghazalie mengatakan negara Indonesia yang tergabung dalam MABIM, menetapkan 2 derajat adalah batas minimal visibitas pengamatan. Bahkan menurutnya, pakar astronomi berniat untuk menaikkan batas tersebut menjadi 4 derajat.

Berdasarkan ilmu astronomi, lanjut Ghazalie, kemunculan hilal (bulan sabit) tidak bisa diamati jika posisi hilal masih berada di bawah batas visibilitas pengamatan (2 derajat). Karena alasan itu, alamanak PBNU yang diterbitkan Lajnah Falakiyah menggenapkan bulan Syaban menjadi 30 hari berdasarkan kaidah istikmal.

Meskipun demikian, pihak NU mengaku akan tetap melakukan rukyatul hilal di beberapa titik di wilayah Indonesia untuk menentukan awal Ramadhan 1433 H. Nantinya hasil rukyat akan digunakan sebagai keputusan pasti awal Ramadhan.

Menurut Ghazalie prediksi yang dilakukan NU itu adalah cara untuk memandu agar observasi atau rukyatul hilal bisa lebih tepat. Rencananya pihak NU akan segera melakukan rukyatul hilal pada Kamis (19/7/2012) sore nanti. (YG)

Comment di sini