5 Pembunuhan Sadis Dengan Pelaku Remaja

by
July 20th, 2012 at 4:58 pm

JOHAN ORDONEZ/AFP/GettyImages

Jakarta (CiriCara.com) – Indonesia baru saja dikejutkan dengan sebuah peristiwa pembunuhan yang terjadi di Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat. Setelah enam jam penyelidikan, polisi berhasil menangkap tersangka yang ternyata masih berusia 14 tahun. Sungguh memprihatinkan, remaja berusia 14 tahun tersebut tega membunuh seorang ayah beserta anaknya.

Yang lebih memprihatinkan lagi, ternyata kasus tersebut bukan yang pertama melibatkan pelaku remaja. Di tempat dan waktu yang lain, terjadi empat kasus pembunuhan yang pelakunya juga masih berusia remaja. Siapakah mereka? simak 5 pelaku pembunuhan keji dengan pelaku remaja seperti dikutip dari Detikcom:

5. Riau, Mei 2012

Pelaku berinisial C dan masih berusia 17 tahun. Ia ditangkap pada Mei 2012 dengan dakwaan membunuh seorang anggota Polres Rokan Hilir (Rohil), Riau yang bernama Aipda SP Girsang. Pelaku akhirnya tewas diterjang timah panas petugas karena melakukan perlawanan dengan parang pada saat penangkapan.

4. Jakarta Timur, Juni 2012

Korban bernama Evan Mulyadi dan baru berusia 16 tahun. Ia tewas setelah dikeroyok dan dilempar dari lantai dua Pasar Pramuka, Jakarta Timur oleh sekelompok remaja sebaya. Pelaku berusia 16-20 tahun dan berjumlah 11 orang. Semuanya kini telah tertangkap dan dijerat dengan pasal berlapis tentang pengeroyokan dan penganiayaan yang menyebabkan kematian.

3. Kebumen, Juli 2012

Seorang ABG berusia 14 tahun tega membunuh temannya, Windi Astuti, di Pantai Menganti, Kebumen. Ia membunuh dengan alasan dendam karena sering diejek oleh korban. Pelaku yang berinisial AM ditangkap di rumah orang tuanya pada Kamis, 12 Juli 2012.

2. Bandar Lampung, Juli 2012

Dwi Komalasari yang baru berusia 16 tahun, dilaporkan hilang oleh keluarganya. Nahas, perempuan yang duduk di bangku kelas 2 SMA tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa dalam karung yang terkubur sedalam 40 cm. Setelah diselidiki, ternyata pelaku adalah teman sekolah korban yang berinisial DE. Selain membunuh, DE juga merampas harta benda korban seperti handphone dan sepeda motor Yamaha Mio.

1. Bojong Gede, Juli 2012

Pelaku merupakan remaja berinisial A yang baru berusia 14 tahun. Ia tega membunuh seorang ayah beserta anaknya dengan menggunakan martil dan pisau. Motifnya? UANG. Ia merupakan pembunuh bayaran yang diperintah tiga tersangka lainnya DD, PP, dan KS dengan upah Rp 6 Juta. Ketiga tersangka yang memberi perintah diketahui terlibat hutang dengan si korban. Karena tak sanggup membayar hutang tersebut, mereka membayar remaja berusia 14 tahun untuk membunuh orang yang memberinya pinjaman. Selain membunuh, A juga membawa kabur motor dan uang tunai korban senilai Rp 10 juta.

Keadaan tersebut memang memprihatinkan. Untuk keadaan yang lebih baik, bukan hanya menjadi tugas aparat atau keluarga. Kita, sebagai bagian dari masyarakat, sudah seharusnya memberi perhatian lebih banyak kepada remaja-remaja di sekitar kita. (dd)

Comment di sini