CiriCara: Agar Pengeluaran Tak Boros Selama Ramadhan

by
July 23rd, 2012 at 4:58 pm

Jakarta (CiriCara.com) - Mungkin Anda tidak menyadari bahwa pengeluaran di bulan puasa atau Ramadhan lebih besar dibanding dengan hari-hari biasa. Padahal, seharusnya kita bisa lebih hemat karena berhenti mengonsumsi makanan atau minuman selama hampir 14 jam.

Hal tersebut disebabkan kegagalan Anda dalam mengatur keuangan yang tentunya akan mengalami perubahan kebutuhan selama bulan Ramadhan. Bagaimana cara mengatasinya, simak lima langkah berikut ini:

1. Prioritas kebutuhan

Buatlah catatan keperluan-keperluan penting Anda seperti beras, minyak, gula, dll. Jika memungkinkan, beli dalam jumlah banyak sebagai stok untuk memenuhi kebutuhan selama satu bulan agar mendapat harga lebih ringan.

2. Mengatur menu

Buatlah daftar dan persiapkan menu-menu yang akan Anda hidangkan untuk sahur dan berbuka agar mengurangi beli makanan diluar. Dengan cara ini, selain lebih hemat, juga lebih sehat.

3. Menabung

Pengeluaran anda selama siang hari bisa sebaiknya ditabung. Misal, jika biasanya menghabiskan Rp 20 ribu untuk makan siang, Anda bisa tabung jumlah tersebut untuk keperluan yang mendesak.

4. Jaga hawa nafsu

Menjaga perasaan sabar tidak hanya selama menjalani puasa, tetapi juga setelah selesai berpuasa. Maksudnya, umat mayoritas islam cenderung mengeluarkan uang lebih banyak untuk berbuka puasa. Menuruti hawa nafsu yang– sebagian bilang– “cuma lapar mata”. Padahal, berbuka puasa sederhana dengan teh manis dan kurma sudah cukup.

5. Belanja lebih awal

Membeli kebutuhan ramadhan dan lebaran di jauh-jauh hari sebelumnya karena semakin dekat hari raya, semakin tinggi biasanya harga-harga melambung.

Demikian cara menyiasati pengeluaran yang berlebihan selama bulan Ramadhan. Semoga selama puasa ke depan kita mampu menjaga agar hati tetap bersih dan menjaga kantong supaya nggak bolong. (dd)

Comment di sini