Obama Temui Korban Penembakan Bioskop Aurora

by
July 23rd, 2012 at 9:01 am

Mandel Ngan/AFP/Getty

Amerika (CiriCara.com) – Insiden penembakan puluhan orang di bioskop Aurora, Colorado, Amerika Serikat (AS) pada Jumat (20/7/2012) lalu menyisakan duka untuk seluruh rakyat AS, termasuk Presiden Barack Obama. Obama dijadwalkan bertemu dengan para korban, kemarin.

Seperti yang diberitakan Washington Post, Minggu (22/7/2012) kemarin, Obama terbang ke Colorado untuk bertemu dengan keluarga korban. Obama juga telah memerintahkan warganya untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai wujud duka cita.

Insiden penembakan saat pemutaran film “The Dark Knight Rises” di Aurora, Colorado, AS ini telah menewaskan 14 orang dan melukai 59 orang lainnya. Ada tiga korban yang merupakan warga negara Indonesia (WNI), beruntung mereka selamat.

Tiga WNI yang terluka merupakan satu keluarga, mereka adalah Anggiat Mora Situmeang (ayah), Rita Paulina Situmeang (ibu), dan Prodeo Et Patria Situmeang (anak). Mereka mengalami luka akibat peluru yang memantul dari lantai, yang paling parah kondisinya adalah Rita.

Hingga kini pihak polisi setempat sudah berhasil menangkap pelaku penembakan bernama James Holmes. Belum diketahui apa penyebab penembakan membabi buta di pemutaran film Batman terbaru ini.

Menurut pemberitaan yang ada, insiden mengerikan itu terjadi pada Jumat pukul 00.05 waktu setempat. Saat itu, semua bangku di bioskop Aurora, Colorado penuh dengan penonton yang menantikan pemutaran film terbaru Batman.

Anggiat salah satu korban WNI menuturkan bahwa ia sempat melihat seseorang yang berdiri di bagian kanan bawah dekat pintu keluar. Awalnya ia tidak curiga dan menganggap bahwa orang itu adalah bagian dari petugas bioskop.

“Tak lama dari situ, dia berdiri menghadap penonton. Di situlah saya sadar dia mengeluarkan tembakan hingga lima kali, bahwa itu (tembakan) real,” kata Anggiat seperti dikutip dari Metrotvnews.

Setelah itu, semua penonton panik dan mulai berlari keluar gedung bioskop. Sayang, istri dan anak Anggiat berlari ke arah yang salah (menuju ke penembak). Mereka akhirnya tertembak, sementara Anggiat terkena pantulan peluru dari lantai.

Beruntung ketiga korban yang merupakan WNI ini dinyatakan selamat. Kondisi mereka kini sudah stabil setelah mendapat perawatan di Denver Health Medical Centre. Namun Rita dikabarkan masih menjalani perawatan khusus tulang siku yang luka parah dihantam peluru.

Akibat penembakan ini sejumlah bioskop di AS dan Eropa, mulai memperketat pengamanannya. Namun di Indonesia, peristiwa tragis ini tidak begitu mempengaruhi minat penonton. Terbukti, sejumlah bioskop Tanah Air masih terlihat dipenuhi penonton film “The Dark Knight Rises”. (YG)

Comment di sini