Tiga Pria Tewas Lindungi Pacar dalam Tragedi Penembakan Batman

by
July 23rd, 2012 at 10:23 am

Alex Teves dan Amanda Lindgren (Daily News)

Colorado (CiriCara.com) – Tiga orang perempuan yang selamat dari tragedi “penembakan Batman” di Aurora, Colorado, AS, mungkin akan mengingat peristiwa ini selamanya.

Jansen Young, Samantha Yowler, dan Amanda Lindgren hanya mengalami luka-luka setelah James Holmes memberondongkan peluru senjata api ke arah para penonton yang menyaksikan pemutaran perdana The Dark Knight Rises di sebuah bioskop di Colorado pada Jumat (20/7).

Mereka selamat karena ketiga pria yang sayang kepada mereka menjadi tameng ketika peluru menerjang. Jon Blunk, Matt McQuinn dan Alex Teves tewas sebagai penyelamat serta pahlawan bagi teman sekaligus kekasih mereka.

Jansen Young menganggap kekasihnya, Jon Blunk, sebagai seorang pahlawan. “Ia tak akan dilupakan,” ungkap Young sambil menangis.

Ibunda Young, Shellie, yang amat terpukul mengatakan bahwa Blunk merupakan anak yang baik. “Ia adalah tipe pria idaman mertua. Jansen hidup karena ia menyelamatkannya,” katanya.

Jansen menceritakan bagaimana ia bisa selamat dari tragedi tersebut. Saat penembakan terjadi, Blunk mendorong Jansen hingga terjatuh di dekat kursi. Kemudian ia menggunakan tubuhnya untuk menutupi tubuh Jansen.

Alex Teves pun tak kalah heroik dibandingkan dengan Blunk. Teves mendorong Amanda Lindgren saat peluru berterbangan di dalam gedung bioskop. Sang bibi, Barbara Slivinke, mengatakan Teves mendorong Amanda untuk menyelamatkannya, tetapi ia sendiri malah terkena peluru.

“Ia juga hendak menjatuhkan diri ke lantai, tapi tak sempat,” ujarnya.

Samantha Yowler juga punya kisah yang mirip. Ia berhasil keluar dari bioskop dalam keadaan hidup berkat kekasihnya, Matt McQuinn.

Matt memeluk Samantha ketika Holmes menembak membabi buta. Lutut Samantha tertembus peluru sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh adiknya, Nick. Namun naas bagi Matt. Ia meninggal di lokasi kejadian dengan badan penuh luka.

Holmes kini telah dibawa ke penjara selagi proses penyelidikan dilanjutkan. Ia dikabarkan bertingkah seperti orang gila di dalam penjara.

Polisi masih berupaya membedah kasus ini. Komputer di apartemen tersangka telah diperiksa. Riwayat hidupnya juga tengah dipelajari. (hp)

Comment di sini