Penembakan Batman Dinilai Kurang Tingkatkan Penjualan

by
July 24th, 2012 at 11:55 am

Jakarta (CiriCara.com) - Warner Bros mengatakan bahwa debut The Dark Knight Rises mencatatkan pemasukan sebesar $160.8 juta di Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Jumlah tersebut lebih kecil dari perkiraan mereka mengingat betapa hebohnya penayangan premiere “The Dark Knight Rises” yang dihiasi aksi penembakan di Colorado yang menewaskan belasan orang.

Selain di Kanada dan AS, The Dark Knight Rises juga tampil di 17 negara lain yang memberi pemasukan sebesar $88 juta. Jika ditambah dengan pemasukan dari penjualan di AS dan Kanada, maka hasilnya– $240.8 juta– dinilai masih sangat kurang untuk menutupi biaya produksi film tersebut yang mencapai $250 juta serta biaya promosi dan pemasaran yang mencapai puluhan juta dolar.

Penjualan mereka memang meningkat setelah James Eagan Holmes menembaki penonton yang hadir pada penayangan premiere Dark Knight Rises di Denver, Colorado. Namun, peningkatan sebesar $28 juta (dari $170 menjadi $198 juta) tersebut masih belum cukup mendongkrak penjualan mereka.

“Sebelum akhir pekan, saya pikir debut Dark Knight Rises akan memperoleh sekitar $170 juta, dan fakta bahwa debut mereka hanya memperoleh $160 juta setelah tragedi tersebut sangat mengejutkan.” ujar Paul Dergarabedian dari Hollywood.com.

Namun, meskipun penjualan tiket mereka termasuk mengecewakan, debut Dark Knight Rises masih merupakan yang paling besar ke-tiga dalam sejarah Hollywood. Peringkat satu masih dkuasai film “The Avengers” yang meraup $207 juta dan peringkat dua “Harry Potter and The Deathly Hallows – Part II” yang menghasilkan $169 juta pada debutnya.

Hal tersebut membuat para pemerhati box office mengalami kesulitan memprediksi bagaimana hasil penjualan mereka seandainya tragedi penembakan tersebut tidak terjadi? Pasalnya, The Dark Knight ini tidak tersedia dalam tayangan 3 dimensi (3D), padahal penanyangan 3D tentunya akan menambahkan jumlah besar pada pemasukan mereka. Mereka masih akan terus menunggu film ini selesai di seluruh negara tanpa bisa memprediksi hasil penjualan mereka.

Sementara itu, sang pelaku penembakan James Eagan Holmes yang berusia 24 tahun tersebut tampil pada sidang pertamanya kemarin, Senin, 23 Juli 2012. Satu hari sebelum kunjungan presiden Barrack Obama ke lokasi penembakan untuk menemui keluarga korban. Sidang tuntutan terhadap pria yang bertingkah seperti Joker selama di penjara tersebut akan dilaksanakan minggu depan. (dd)

Comment di sini