Hacker ini Mampu Jebol 5 Juta Kamar Hotel

by
July 25th, 2012 at 3:39 pm

Jakarta (CiriCara.com) - Selain perhiasan, laptop, dan paspor atau tablet, sebagian orang seringkali membawa serta barang-barang yang sangat mahal saat berpergian dan saat melakukan hal tersebut, tentunya keamanan akan menjadi perhatian utama, terutama di hotel, tempat di mana mereka menghabiskan sebagian besar waktu mereka.

Namun, menurut majalah Forbes, pintu-pintu hotel yang menggunakan kunci kartu (keycard ) tidak menjamin keamanan sama sekali karena bisa dengan mudah diretas (di-hack) dengan menggunakan peralatan sederhana seharga $50. Hal tersebut diamini Cody Brocious. Ia merupakan seorang ahli keamanan yang bekerja sebagai pengembang perangkat lunak Mozilla.

Menurut Brocious, jika kunci pintu kamar memiliki sumber tenaga DC (baterai), maka pintu tersebut bisa dijebol dengan menggunakan sebuah alat buatannya. Alat yang bisa diproduksi dengan biaya tidak lebih dari $50 tersebut dapat secara otomatis mensimulasikan kartu yang digunakan operator hotel untuk mengunci kamar dengan cara mendapatkan kunci kriptografi kemudian mengirim kembali informasi tersebut kembali sehingga pintu akan terbuka. Celakanya, alat yang dibuat Brocious bukan merupakan satu-satunya. Ia mengatakan bahwa perusahaan tempat dia bekerja sebelumnya telah meneliti kelemahan Onity dan telah menjual properti intelektual yang serupa dengan metode Brocious kepada Locksmith Institute.

Brocious menambahkan bahwa mungkin saat ini, sebagian besar murid-murid Locksmith Institute telah mampu membuka pintu-pintu kamar hotel tersebut sekehendak mereka. keadaan ini diperparah dengan fakta bahwa ternyata, teknologi Onity yang rentan tersebut telah digunakan di lebih dari 5 juta kamar hotel di seluruh dunia.

Alat buatan Brocious memang belum sempurna, namun telah diuji coba di konferensi Black Hat, sebuah konferensi keamanan di mana para ahli keamanan komputer di dunia berkumpul. Pria gemuk berambut panjang tersebut mengatakan bahwa setelah mendemonstrasikan temuannya di konferensi Black Hat, ia akan segera menginformasikan pihak hotel maupun Onity untuk menerapkan teknologi yang lebih baik lagi. (dd)

Comment di sini