Tarif Rp 23 Berlaku, Trafik SMS Indosat Masih Aman

by
July 26th, 2012 at 3:16 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Tarif baru penggunaan jaringan antar-operator untuk satu kali SMS (interkoneksi) sebesar Rp 23 per SMS sudah mulai berlaku pada 1 Juni 2012 lalu. Meskipun demikian, perusahaan operator seluler Indosat, mengaku tidak terpengaruh.

Group Head Network Quality & Surveillance, Mirza Helmi mengatakan bahwa tarif interkoneksi SMS tersebut tidak terlalu mempengaruhi trafik SMS Indosat. Menurutnya, jumlah pelanggan yang menggunakan SMS masih sama dan bahkan relatif naik.

“Jumlah pelanggan kami tetap sama. Trafik SMS-nya cenderung flat, tapi belakangan ini naik,” kata Mirza di kantor Indosat Single Network Operation Center (SNOC), Jakarta, seperti dikutip dari Kompas, Kamis (26/7/2012).

Berdasarkan data internal Indosat, trafik SMS pada bulan Juni lalu berkisar pada 700 juta SMS per hari. Jumlah trafik tersebut masih dalam kategori aman, karena tidak mengalami penurunan dari bulan-bulan sebelumnya.

Sementara untuk bulan Juli 2012 ini, Mirza mengatakan bahwa pihaknya telah mengadakan berbagai macam promo untuk meningkatkan trafik. Salah satunya adalah promo di bulan Ramadan untuk kartu pra bayar, dimana ada promo SMS gratis.

“Karena ada layanan SMS gratis pada pertengahan Juli, trafiknya naik jadi sekitar 800 juta SMS per hari,” jelas Mirza.

Kenapa masih boleh menyediakan layanan SMS gratis?

Ternyata, isu penghapusan SMS gratis tidak jadi dijalankan oleh pemerintah. Sementara ini, layanan SMS gratis masih disediakan oleh operator. Hanya saja, kali ini jumlah SMS gratis mulai terbatas hanya sampai puluhan SMS saja.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring sebelumnya menjelakan kebijakan interkoneksi berbasis biaya memang akan menekan penggunaan SMS gratis antar operator. Namun, bila ada operator yang tetap menyediakan layanan gratis SMS, pemerintah masih memperbolehkan.

“SMS gratis antar operator masih diberikan operator, ya silakan. Tidak apa-apa,” kata Tifatul.

Tarif Rp 23 per SMS merupakan hasil perhitungan biaya interkoneksi SMS tahun 2010 yang dilakukan konsultan independen. Sementara untuk layanan SMS gratis terkait spam, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyerahkan semuanya kepada operator untuk berunding secara bisnis. (YG)

Comment di sini