Olimpiade 2012: Atlet Judo Arab Saudi Ngotot Berjilbab

by
July 30th, 2012 at 2:29 pm

Reuters

London (CiriCara.com) - Atlet judo perempuan asal Arab Saudi mengancam akan mengundurkan diri apabila ia tidak diperbolehkan bertanding dengan mengenakan jilbabnya.

Ketetapan hati Wojdan Ali Seraj Abdulrahim Shaherkani dilontarkan oleh sang ayah, Ali Seraj Shaherkani,  yang rela melepas anak perempuannya untuk mengikuti kejuaraan Olimpiade 2012 di London, Inggris.

Wojdan merupakan salah satu atlet perempuan pertama dari Arab Saudi yang diperbolehkan bertanding di kejuaraan tingkat dunia.

Seperti dilansir Reuters, (29/7), Ali mengatakan Kerajaan Arab Saudi mengizinkan para perempuan berlaga, namun dengan satu syarat yaitu mereka wajib mengenakan pakaian yang menutupi semua aurat.

Namun, Wojdan mungkin akan mengalami hambatan di pertandingan gulat kategori+78 kilogram karena sebelumnya Presiden Federasi Atlet Judo Internasional Marisu Vizer telah mengimbaunya untuk melepas jilbab kala berlaga. Alasan Vizer adalah ia ingin semua pejudo menghormati semangat dan prinsip olahraga judo.

Sementara itu, juru bicara federasi Nicolas Messner mengatakan peraturan soal judo tengah dibicarakan oleh panitia Olimpiade dengan pejabat Arab Saudi untuk menemukan solusi bersama.

Peraturan dari federasi sendiri sudah jelas mengatakan bahwa pejudo tak boleh mengenakan benda apapun di kepala saat pertandingan. Messner mengatakan jilbab dilarang karena alasan keamanan sebab pejudo biasa saling mencekam judogi (pakaian khusus judo) masing-masing.

Ketika mengenakan jilbab, pejudo bisa tak sengaja tercengkam jilbabnya dan terjatuh dengan cara yang salah ketika dibanting.

Namun Wojdan bersikeras akan mengenakan jilbabnya. Apabila dilarang, ia tak akan turun di pertandingan judo yang akan digelar pada 3 Agustus 2012.

Pada ajang Olimpiade 2012 ini, Arab Saudi mencatat sejarah dengan mengirimkan dua atlet perempuan. Sebelumnya, bersama Qatar dan Brunei Darussalam, Arab Saudi tak pernah mengizinkan atlet perempuan berlaga di kejuaraan internasional dengan alasan prinsip beragama.  Selain Wojdan, Kerajaan Arab Saudi juga mengirim Sarah Attar, atlet lari 800 meter.(hp)

Comment di sini